Ahok Curigai Permainan DPRD Bekasi atas Masalah Sampah DKI

Sampah di Bantar Gebang
Sumber :
  • VIVAnews/Nurcholis Anhari Lubis
VIVA.co.id - Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama, mensinyalir ada kepentingan di balik banyaknya serangan yang dilayangkan oleh Komisi A DPRD Kota Bekasi kepada dia.

Terakhir, komisi yang diketuai Ariyanto Hendrata itu berencana menempuh jalur hukum untuk mempermasalahkan Ahok, sapaan akrab Basuki, atas beberapa pernyataannya di media yang dianggap menyerang DPRD Kota Bekasi.

Berdasarkan informasi yang diterimanya, Ahok mengatakan Wakil Direktur Utama PT. Godang Tua Jaya dan menantunya merupakan anggota DPRD Kota Bekasi.

Ahok menilai serangan yang dilancarkan DPRD Kota Bekasi tak lebih dari bentuk perlawanan terhadap rencana Pemerintah Provinsi DKI memutus kontrak pengelolaan Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantar Gebang oleh PT. Godang Tua Jaya.

"Faktanya di DPRD Kota Bekasi itu ada Wakil Direktur Utama Godang Tua Jaya, ada menantunya. Jadi ini ada apa?," ujar Ahok di Balai Kota DKI, Senin 2 November 2015.

Seharusnya, Ahok mengatakan, terkait kisruh pengelolaan sampah antara kota Jakarta dan kota Bekasi, DPRD Kota Bekasi lebih banyak menyoroti kinerja PT. Godang Tua Jaya yang telah dinyatakan wanprestasi ketimbang menghambat pembuangan sampah atau menyerang langsung dia lewat media seperti yang sering dilakukan belakangan.

Namun, bila rencana untuk melaporkan dirinya dengan tuduhan telah mencemarkan nama baik benar-benar dilakukan, Ahok mengatakan, ia akan meladeni semua pemanggilan atau proses hukum yang perlu dilalui.

Menurutnya, melalui proses hukum pula lah, segala kepentingan di balik kisruh pengelolaan sampah antara kota Jakarta dan kota Bekasi bisa terbongkar.

"Saya kira semua orang bisa melaporkan, enggak ada masalah. Saya hanya menduga, ada apa di balik ini. Pernah enggak, dia menyerang kita kalau kontrak PT. Godang Tua Jaya enggak terancam untuk dicabut? Ada apa?," ujar Ahok.

(ren)