Wali Kota Larang Truk Sampah DKI Lewat Depok

Tumpukan Sampah di Monas.
Sumber :
  • VIVAnews/Anhar Rizki Affandi

VIVA.co.id - Walikota Depok, Nur Mahmudi Ismail menegaskan pihaknya akan bertindak tegas, jika menemukan adanya sampah ilegal dari Jakarta. Terkait hal ini, orang nomor satu di Depok itu pun menginstruksikan jajarannya untuk melakukan pengawasan.
 
Ini dilakukan Nur Mahmudi, menyusul polemik sampah DKI Jakarta yang terjadi di Bantar Gebang, Bekasi, dan Cileungsi, Bogor.
      
"Yang jelas, sampah DKI Jakarta tidak akan masuk sini (Depok) akan kita jaga," ucapnya, Senin 2 November 2015.

Antisipasi tersebut bukan tanpa alasan, sebab Nur Mahmudi mengaku bahwa pihaknya saja sudah kewalahan menghadapi persoalan sampah di Kota Depok.

"Yang jelas akan kami tuntaskan," katanya.

Sementara itu, Kepala Bidang Kebersihan Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kusumo, mengatakan pihaknya sempat mendapati adanya laporan terkait sampah di wilayah Kelurahan/Kecamatan Limo, yang sebagian besar buangan dari sampah warga Jakarta.

Bahkan, pemerintah sudah mencoba menyurati dan menangkap warga Jakarta yang membuang sampahnya ke Depok. "Itu sudah kami antisipasi," katanya.

Terkait persoalan ini pula, pihak DKP Kota Depok juga telah membentuk satuan tugas khusus yang siap menindak pelaku pembuang sampah secara ilegal.

DKP mencatat, masih ada lima TPS ilegal yang berbatasan dengan Jakarta. TPS ilegal tersebut, berada di Kelurahan Grogol, Pancoranmas, Mekarsari, Pangkalan Jati dan Limo. Rata-rata luas TPS ilegal mencapai 3.000-4.000 meter.

Tadi pagi, puluhan truk sampah yang akan menuju Bantar Gebang, Bekasi sempat ditolak melintas oleh sejumlah organisasi masa dan warga di kawasan Cileungsi, Bogor.

Masa menilai, penolakan terjadi lantaran banyaknya ceceran sampah yang terbuang ke jalan, ditambah beban truk yang melintas membuat jalan mudah hancur.

Akibat peristiwa ini, sempat terjadi kemacetan cukup panjang di Jalan Alternatif Cibubur kawasan Depok dan Jakarta Timur. Beruntung, polisi dengan sigap menangani permasalahan ini dengan menertibkan puluhan truk sampah tersebut.

(asp)