Normalisasi Ciliwung Telat, Ahok Salahkan Warga Kampung Pulo

Persiapan Pemasangan Turap Kali Ciliwung di Kampung Pulo
Sumber :
  • VIVA.co.id/Anhar Rizki Affandi

VIVA.co.id - Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama, alias Ahok, mengakui normalisasi Kali Ciliwung yang berada di Kampung Pulo, Jakarta Timur belum akan tuntas pada tahun ini. Hal itu disebabkan keterlambatan di awal pengerjaan proyek.

"Kampung Pulo belum tertutup karena terlambat satu dua bulan kan. Terlambat satu dua bulan ini, enggak bisa Desember selesai juga loh, karena begitu hujan dia enggak bisa kerja," kata Ahok di Balai Kota Jakarta, Jumat, 20 November 2015.

Menurut Ahok, jika saja warga pada saat relokasi tidak melakukan unjuk rasa dan menghalangi petugas, mungkin saja normalisasi Kampung Pulo bisa selesai tahun ini.

"Kalau dia kasih kita cepet kemarin, enggak pakai bakar membakar segala macem, Kampung Pulo udah bebas banjir. Jadi yang mau kita selamatkan ini orang di Kampung Pulo yang marah sama saya ini. Orang yang mereklamasi kali Ciliwung deket Kampung Pulo," kata Ahok.

Seperti diketahui, sebelumnya sempat terjadi bentrokan antara petugas satpol PP dan warga Kampung Pulo saat pembongkaran paksa hendak dilakukan di rumah-rumah sekitar bantaran Kali Ciliwung. Warga yang tak terima saat itu melakukan demo dan membakar satu alat berat milik pemprov DKI.

Pemda DKI melakukan normalisasi karena daerah Kampung Pulo yang berada di bantaran Kali Ciliwung kerap dilanda banjir.