DKI Bebas HIV/AIDS di 2030

Ilustrasi AIDS
Sumber :
  • AIDS

VIVA.co.id - Sekretaris Komisi Penanggulangan AIDS Provinsi (KPAP) DKI Jakarta, Rohana Manggala, mengatakan pihaknya dan Pemprov DKI Jakarta bertekad untuk menghapuskan dan menyembuhkan semua warga terinveksi penyakit HIV AIDS pada 2030.

"Pak Gubernur (Basuki Tjahaja Purnama, atau Ahok) berkomitmen untuk terus menekan angka warga terinveksi HIV/AIDS sampai tahun 2020 dan berakhir sampai ke angka nol pada tahun 2030," kata Rohana, saat ditemui di Taman Suropati, Jakart, Minggu 29 November 2015.

Pada hari AIDS sedunia ini, KPAP DKI dan Pemprov DKI Jakarta bekerja sama memberikan pelayanan pemeriksaan HIVm atau Voluntary Counseling and Testing (VCT) secara gratis kepada seluruh warga. Disediakan sebanyak 10 tenda dengan tenaga medis untuk melakukan pemeriksaan dini penyakit mematikan tersebut.

"Kami ingin menyadari masyarakat dunia bahwa orang yang terinveksi HIV itu sudah sangat banyak dan memprihatinkan. Karena itu, sudah menjadi komitmen dunia, termasuk DKI Jakarta untuk menaggulangi HIV/AIDS," ujar Rohana.

Ia menjelaskan, dari sisi prevalensi atau seberapa sering suatu penyakit, atau kondisi terjadi pada sekelompok orang, wilayah DKI Jakarta menduduki peringkat keempat se-Indonesia dengan Papua tertinggi, Papua Barat, dan Jawa Timur. 

Sementara itu, Asisten Sekretaris Daerah bidang Kesejahteraan Masyarakat DKI Jakarta, Fatahillah, menjelaskan Pemprov DKI sudah menggelontorkan dana ke Dinas Kesehatan untuk menyediakan pelayanan pemeriksaan kesehatan serta pengobatan gratis terhadap penderita HIV/AIDS.

"Pemerintah hadir di tengah masyarakat untuk mengantisipasi AIDS. Silakan lakukan pemeriksaan secara gratis, bisa ke Puskesmas, atau rumah sakit dan akan dilayani. Kami imbau agar semua stakeholder (pihak terkait) rumah sakit berupaya maksimal melakukan pelayanan ini, agar mencapai target," kata Fatahillah. (asp)