Trik Menjerat Pengguna Seks di Media Sosial ala Mensos

Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa.
Sumber :
  • VIVA.co.id / Danar Dono

VIVA.co.id - Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa angkat bicara mengenai prostitusi di kalangan selebritis Indonesia.

Baru-baru ini, artis Nikita Mirzani dan Finalis Putri Indonesia 2014, Puty Revita, digerebek saat menjajakan jasanya di sebuah hotel mewah di Jakarta.

Menurut Khofifah, untuk membasmi para pengguna jasa seks melalui media sosial, dibutuhkan sistem khusus, yang bisa mendeteksi dari nomor handphone dan akun media sosial.

"Seperti yang dilakukan di Filipina dan Thailand, dalam waktu 60 hari dapat menjaring 1.000 predator. Mereka mendeteksi nomor-nomor handphone ataupun akun media sosial," ujar Khofifah di Gelanggang Remaja Jakarta Utara, Selasa, 15 Desember 2015.

Menurut Khofifah, dengan sistem penyaringan di media sosial yang dilakukan oleh Filipina, negara tersebut dapat menyisir nomor dan akun yang berpotensi terjadinya transaksi seksual.

"Di Filipina, sistem IT-nya memang sudah didesain untuk itu, sehingga makin memudahkan pemerintah," kata Khofifah.

Kemensos, kata Khofifah, sudah berkoordinasi dengan kementerian terkait untuk meniru cara yang dilakukan Pemerintah Filipina.

"Untuk hal ini, kami sudah mengkomunikasikan kepada Menkominfo agar kita (RI) dapat mengopi dan mempelajari langkah yang diambil oleh Filipina dan Thailand," ujar Khofifah. (ase)