Bupati Dedi Singgung Roro Kidul di UI Walau Dihadang FPI

Bupati Dedi
Sumber :

VIVA.co.id - Aksi penolakan yang dilakukan masa Front Pembela Islam (FPI) di area Universitas Indonesia ternyata tidak menghalangi niat Bupati Purwakarta, Dedi Mulyadi, untuk mengisi diskusi di kampus itu. Dedi menyampaikan visi dan misinya sebagai bupati dan kemajuan pembangunan di Purwakarta dalam diskusi di Pusat Studi Jepang UI selama satu jam, Rabu 13 Januari 2016.

Pihak panitia mengundang Dedi karena dianggap sebagai salah satu pemimpin yang telah membuktikan kinerjanya dengan mengangkat derajat kabupaten yang dipimpinnya sehingga dikenal masyarakat luas. A

Ada beberapa prestasi yang ditorehkan Dedi, diantaranya, Air Mancur Sri Baduga yang digadang-gadang sebagai air mancur terbesar di ASEAN, Monumen Citra Resmi dan Museum Diorama.

"Kemudian banyak yang bertanya, dari mana anggaran sebanyak itu? Apa jangan-jangan karena nikah dengan Nyi Roro Kidul?," kata Dedi disambut gelak tawa peserta diskusi.

Pembangunan yang terus dilakukan Pemerintah Purwakarta, lanjut Dedi merupakan hasil kerja keras pemikirannya dalam mengefesiensi anggaran.

"Ada dua variable yang saya gunakan, hibah infrastruktur sehingga tidak ada hambatan. Percepatan infrastruktur. Kebiajakan proyek. Silpa saya selalu nol. Birokrat punya penyakit bikin minimal. Misal 1,2 dia masukin 800. Kalau saya enggak. Kalau pendapatan misal 1,2 lebihin 1,3.  Yang anggaran publik didulukan. Yang tdk penting nanti dulu," kata Dedi.

Sebelumnya, sejumlah orang yang mengaku berasal dari ormas FPI berupaya menggelar aksi penghadangan rombongan mobil Bupati Dedi di pintu gerbang UI Depok. Namun, aksi itu tak berlangsung lama dan tak sampai mengganggu perjalanan Dedi menuju ke lokasi diskusi.

(ren)