PHK Mulai Merebak, DKI Siapkan Lapangan Kerja Baru

Wakil Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat usai acara Parade Tongkat Putih di Silang Monas Barat, Jakarta, Minggu (31/01/2016).
Sumber :
  • VIVA.co.id/Agus Tri Haryanto

VIVA.co.id - Di tengah kekhawatiran terjadinya PHK oleh perusahaan swasta, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta rupanya telah menyiapkan sejumlah lapangan kerja melalui program padat karya.

Wakil Gubenur DKI Jakarta, Djarot Saiful Hidayat mengatakan, PHK yang dilakukan perusahaan memang tidak bisa dihindari. Untuk itu, Pemprov DKI akan membuka lapangan kerja seluas-luasnya bagi warga Jakarta.

"Meski penyelesaian PHK besar-besaran itu bukan ranah kita secara langsung. Tetapi ada upaya yang kita lakukan. Kita buka lapangan kerja seluas-luasnya" ujar Djarot di Balai Kota DKI, Jakarta, Jumat 5 Februari 2016.

Menurut Djarot, lapangan pekerjaan yang dibuka yakni mempekerjakan tenaga kontrak, antara lain merekrut pekerja harian lepas (PHL), petugas Perbaikan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) dan pekerja dengan perjanjian kerja waktu tertentu (PKWT).

Menurut Djarot, PHK besar-besaran yang terjadi belakangan ini harusnya jadi pembelajaran bagi semua pihak, termasuk Pemprov DKI Jakarta.

Untuk mencegah hal itu, para pekerja diimbau meningkat kinerja di tengah perlambatan ekonomi dunia, naik turunnya harga minyak dunia dan keadaan sosial politik yang cenderung tidak berkembang.

"Termasuk Indonesia terutama dengan aksi buruh demonstrasi terus-terusan ya ini salah satu dampaknya. Nah peran Pemerintah saya pikir untuk menstabilkan ini dan menjamin bahwa investasi di Indonesia itu masih sangat prospektif," kata dia.