Polisi Ditembak Saat Menyamar Tangkap Bandar Sabu di TMII

Ilustrasi/Penembakan
Sumber :
  • Pixabay
VIVA.co.id
- Seorang anggota kepolisian dari satuan narkoba Polres Metro Jakarta Timur, bernama Briptu Umar Seno Aji terluka akibat ditembak saat akan menangkap pengedar narkoba.


Briptu Umar Seno terluka di bagian paha kakinya setelah sebutir timah panas yang ditembakkan pelaku bersarang.


Berdasarkan informasi yang dihimpun
VIVA.co.id
, peristiwa itu bermula saat Umar melaksanakan tugas kegiatan penyelidikan anggota dari sub unit satu dan subnit tiga satuan narkoba Polres Metro Jakarta Timur terhadapa bandar nakorba sabu-sabu di depan gedung pencak silat Taman Mini Indonesia Indah (TMII) sekitar pukul 20.30 WIB, Selasa 1 Maret 2016.


Pada saat itu, Briptu Umar sedang melakukan penyamaran untuk membeli narkoba dari seorang bandar bernama Edi Aziz. Mereka membuat janji untuk bertemu di di sekitar tempat kejadian perkara (TKP)


"Ketika Edi tiba di TKP petugas langsung menangkapnya, saat Edi di tangkap di sekitar lokasi terdapat sebuah mobil Avanza yang bernomor polisi B 1220 KKS yang langsung menyalakan mesin dan siap untuk pergi," ujar seorang perwira menengah Polrestro Jakarta Timur, Rabu 2 Maret 2016.


Karena curiga, Umar berusaha menghentikan laju mobil itu. Saat mobil berhasil dihadang, dari mobil tersebut keluarlah seorang laki-laki yang gerak geriknya mencurigakan.


Lelaki tersebut langsung mengeluarkan senjata api. Melihat hal itu, Briptu Umar juga mengeluarkan senjata apinya.

Lalu, Briptu Umar mengatakan bahwa dia adalah anggota kepolisian dan mengeluarkan tembakan peringatan yang mengarah ke atas. Namun, lelaki tersebut langsung menembak paha kanan Briptu Umar.

"Melihat kejadian itu, anggota lainnya langsung melindungi Briptu Umar dan melarikannya ke Rumah Sakit Haji Pondok Gede untuk mendapatkan pertolongan pertama," katanya.


"Briptu Umar setelah mendapatkan pertolongan pertama, sekarang telah di rujuk ke Rumah Sakit Polri Kramat Jati," ujarnya.