Lulung Bantah Terlibat Sabotase Kabel Got Depan Istana

Abraham Lunggana alias Lulung
Sumber :
  • VIVA.co.id/Syaefullah

VIVA.co.id - Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah DKI Jakarta, Abraham Lunggana alias Haji Lulung membantah terkait dalam sabotase kabel di got saluran air depan Istanah Negara.

"Terakhir muncul ada gambar tapi tidak ada berita. Katanya kasus gulungan kabel suruhan Haji Lulung. Aduh, apalagi ini. Tidak boleh. Saya sudah kordinasi dengan pihak kepolisian secara informal," kata Lulung di Mabes Polri, Kebayoran Baru, Jakarta, Selasa, 15 Maret 2016.

Namun, dia tak merinci media mana yang mempublikasikan Lulung menyuruh orang untuk melakukan sabotase kabel di saluran air depan Istana Negara. "Jahat ini (media). Yang (media) bodong-bodong ini saya tidak percayalah," katanya.

Meskipun dirinya telah dituduh di media sosial, tapi dirinya enggan melaporkan perkara ini kepada pihak berwenang atau pun kepada penegak hukum.

"Nanti serba salah. Misalkan, pelakunya teman media, terus nanti dibilang Haji Lulung lapor-lapor. Nanti 'dihajar' lagi sayanya. Saya juga khan punya anak dan istri," kata Lulung.

Sebelumnya, Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya menangkap enam pelaku pencurian isi kulit kabel di Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat.

Keenam pelaku bernama STR alias BY (45), MRN alias N (34), SWY alias SM (45), AP alias UC ( 28), RHM alias GUN (43) dan AT alias TGL (48).

Keenamnya mempunyai peran berbeda-beda. Lima pelaku ada yang memotong dan mengupas kulit kabel, dan satu pelaku membantu di atas gorong-gorong dan jual kabel.

Para pelaku biasanya menjual hasil curian berupa tembaga sebesar Rp40 ribu per kilogram dan timah sebesar Rp10 ribu per kilogram. Dari hasil aksinya yang sudah berbulan-bulan para pelaku bisa mengantongi uang sebesar Rp3 juta setiap tiga minggu.