Polisi Kejar Penadah dan Pembeli Kabel Gorong-gorong Istana

Polda Metro Jaya Gelar Rekontruksi Kabel Gorong-gorong
Sumber :
  • VIVA.co.id/Muhamad Solihin

VIVA.co.id - Kepolisian Daerah Metro Jakarta Raya saat ini tengah mengejar penadah dan pembeli hasil penjualan gulungan kabel yang dicuri dari bawah gorong-gorong seputar Istana Negara di Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat.

Dalam sela-sela rekonstruksi, Kepala Sub Direktorat Sumber Daya Lingkungan Reskrimsus Polda Metro Jaya AKBP Ade Vivid mengatakan, pihaknya terus mengejar pelaku yang diduga berada di kawasan Kemayoran, Jakarta Pusat itu.

"Pelaku yang menerima hasil curian ini terus kami kejar. Karena tergiur keuntungan yang sangat besar jadi mereka membawa kabur uang hasil curian tersebut," ujar Ade Vivid, di Jl. Medan Merdeka Selatan, Gambir, Jakarta, Selasa, 15 Maret 2016.

Ia menambahkan, keuntungan yang didapatkan penadah sangat besar atas penjualan kabel tersebut. Ade mengungkapkan, satu kilogram kabel harganya bisa mencapai Rp40 ribu sampai Rp60 ribu untuk tembaga. "Sedangkan untuk satu kilogram timah harganya sekitar Rp10 ribu," tuturnya.

Sebelumnya diketahui, Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya berhasil menangkap enam pelaku pencurian sisa kabel yang berada di Jalan Medan Merdeka Selatan.

Para pelaku yang ditangkap diantaranya adalah STR alias BY (45), MRN alias N (34), SWY alias SM (45), AP alias UC (28), RHM alias GUN (43), dan AT alias TGL (48). Dari enam orang pelaku tersebut, dua di antaranya adalah residivis kasus pencurian kabel tahun lalu.