Sabu Pipa Baja Tersimpan di Rumah Berkedok Pabrik Mie

Barang bukti pipa baja berisi sabu yang disita BNN dan Bea Cukai
Sumber :
  • VIVA.co.id/ Danar Dono

VIVA.co.id – Badan Narkotika Nasional (BNN) menggerebek sebuah rumah produksi mi pangsit di Jalan Rawa Bebek, Penjaringan, Jakarta Utara, yang ternyata menyimpan sabu kristal dalam 9 pipa baja. Temuan ini menarik perhatian warga, karena mereka selama ini menganggap aktivitas di pabrik tersebut wajar.

"Wah saya kurang tahu ya, yang saya tahu sih biasanya bikin mie, produk rumahan," ujar Elen, seorang warga yang tinggal di samping rumah tersebut. Dia juga mengaku tak begitu kenal dengan orang yang tinggal di rumah itu.

Jika dilihat dari bagian depan, rumah itu memang normal, selayaknya rumah produksi mie. Tampak berbagai peralatan pembuat mie juga terpajang. 

Bahkan, untuk menemukan lokasi penyimpanan sabu itu, petugas harus mengerahkan anjing pelacak dari Direktorak Jenderal Bea Cukai untuk menyisir rumah tersebut.

Setelah ditemukan, petugas sempat berusaha membuka tabung itu. Namun urung, karena gergaji mesin yang dibawa BNN rusak saat mencoba membelah tabung. "Sulit dibuka karena tebalnya 4 sentimeter," ujar Kepala BNN Komjen Budi Waseso di lokasi, Selasa, 14 Juni 2016.

Semua pipa baja itu akhirnya disita dan dibawa ke kantor BNN untuk dibongkar. "Dibawa ke BNN barang buktinya, karena diperlukan alat khusus," ucap Buwas, sapaan akrab Budi.

Saat memindahkan tabung ke kendaraan, petugas juga membutuhkan tenaga 7 orang untuk mengangkat satu tabung itu.

Sebelumnya, Buwas menjelaskan terkait sembilan pipa berisi sabu ini, pihaknya mengamankan tiga terduga pelaku dari rumah tersebut. Namun, BNN masih belum memberikan keterangan mengenai identitas tiga orang yang langsung diamankan ke dalam mobil itu. Dipastikan, ketiga orang itu merupakan WNI.

"Tabung ini sekira 45 kilogram. Tiga orang dibawa untuk dikembangkan. Isinya sabu kristal," kata Buwas.