Sandiaga: Ahok Gagal Atasi Macet Jakarta

Sandiaga Uno kunjungi warga Tambora
Sumber :
  • VIVA.co.id/Muhamad Solihin

VIVA.co.id – Bakal calon Gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Uno, memprediksi selama enam bulan ke depan isu mengenai pengangguran akan mencuat dan mengemuka.

"Saya bisa prediksi enam bulan lagi isu pengangguran. Ada sebuah gelombang pengangguran yang jadi PR (Pekerjaan Rumah). Saya ingatkan Pak Basuki (Tjahaja Purnama) untuk melihat tenaga kerja. Ini PR penting untuk membangun Jakarta," kata Sandiaga di Jakarta, Minggu 19 Juni 2016.

Sandiaga mengungkapkan prediksi tersebut usai dia dan tim melakukan tracking pole dua kali dalam sebulan. Dalam tracking pole tersebut, kata Sandiaga, ada dua hal yang harus dicermati dalam permasalahan Jakarta.

"Kami cermati dua hal, pertama harga bahan pokok sudah dipetakan enam bulan lalu. Kita ingatkan Pak Gubernur dan Wagub, bahan pokok langsung tinggi. Hal tersebut dikarenakan cuaca kurang baik, dan kedua pasokan kurang dan rantai distribusi panjang. Hal ini agak disayangkan warga Jakarta kelas menegah ke bawah yang dirugikan," ujarnya.

Kemudian, kata Sandiaga, hal yang ditanggapi adalah kemacetan. "Di survei pertama kemacetan tidak prioritas. Satu setengah bulan menuju Ramadan masalah kemacetan makin akut dan pemerintah gagal atau broken promise. Pemerintah ingkar janji menyelesaikan masalah kemacetan," ujarnya.

Akan hal itu, Sandiaga optimis maju sebagai penantang Ahok. Dia berjanji akan turun lebih merakyat untuk mengetahui dan mengatasi akar permasalahannya.

"Dan kita harus yakinkan publik bahwa pimpinan ke depan adalah pimpinan yang merakyat, jujur dan bersih," katanya.