Survei: Lebih Banyak yang Tidak Suka Ahok Ketimbang Risma

Tri Rismaharini atau Risma dan Basuki T Purnama atau Ahok
Sumber :
  • VIVA.co.id/Deta Ardian

VIVA.co.id – Survei Poltracking mencatat Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok masih menjadi kandidat calon Gubernur DKI Jakarta dalam Pilkada 2017 yang paling disukai oleh masyarakat.

Pada survei yang dilakukan oleh Poltracking, Ahok mendapat perolehan hingga 64 persen. Namun dalam survei yang dilakukan terhadap 20 orang kandidat itu, nama Tri Rismaharini alias Risma juga mendapat perolehan yang sama dengan Ahok, yakni 64 persen.

"Tingkat kesukaan publik, tertinggi adalah Risma 64 persen, sama Basuki dan 64 persen," kata Direktur Eksekutif dan Riset Poltracking lndonesia, Hanta Yuda, saat memaparkan hasil surveinya, di kawasan Cikini, Jakarta Pusat, Kamis, 15 September 2016.

Setelah Ahok dan Risma, kemudian menyusul kandidat lainnya yaitu, Yusuf Mansur sebesar 63 persen, Anies Baswedan 53 persen, Yusril Ihza Mahendra dengan 46 persen serta Sandiaga Uno dengan 46 persen.

Namun, dari 400 responden dalam survei ini, tingkat ketidaksukaan terhadap Ahok tercatat lebih tinggi dibanding Risma. Ketidaksukaan responden kepada Risma tercatat hanya 13 persen, sementara kepada Ahok mencapai 23 persen.

"Lebih banyak yang tidak suka ke Ahok (dibanding ke Risma)," kata Hanta.

Risma sendiri disebut-sebut menjadi lawan berat Ahok, jika Wali Kota Surabaya itu jadi diusung PDI Perjuangan. Hanta menyebut bahwa dalam simulasi head to head dalam survei yang dilakukan, hasilnya, hanya Risma yang mampu mendekati Ahok.

Ahok disebut mendapat perolehan 44,10 persen jika langsung berhadapan dengan Risma yang mendapat 33,85 persen. Bahkan, dalam simulasi pasangan, jika Risma berpasangan dengan Sandiaga Uno, maka bisa mendapat perolehan 37,95 persen, mengalahkan pasangan Ahok dan Heru Budi Hartono dengan 35,64 persen.

Survei yang dilakukan Poltracking lndonesia ini dilaksanakan pada tanggal 6 sampai 9 September 2016 dengan menggunakan metode multi-stage random sampling. Responden yang dilibatkan survei ini sebanyak 400 orang dengan margin of error sebesar kurang lebih 4,95 persen, dengan tingkat kepercayaan 95 persen. (ase)