Mahasiswi Esa Unggul Tewas, Polisi Periksa Warga Nigeria

Foto Ilustrasi
Sumber :
  • VIVA.co.id/Ikhwan Yanuar

VIVA.co.id – Polisi masih menyelidiki kematian Tri Ari Yani Puspo Arum, mahasiswi Universitas Esa Unggul yang ditemukan tewas dengan luka tusukan di kamar indekosnya di Jalan Kebon Jeruk Baru Rt 8/11 Kelurahan Kebon Jeruk, Jakarta Barat pada Senin pagi 9 Januari 2017.

Kepala Unit Rerserse Kriminal dari Polsek Kebon Jeruk, Ajun Komisaris Polisi Andry Rodatama, mengungkapkan timnya saat ini tengah memintai keterangan beberapa saksi terkait tewasnya wanita berusia 22 tahun itu.

"Salah satu orang yang diperiksa warga negara Nigeria. Itu saksi saja. Dia dimintai keterangan karena tetangga kamar kos saja," ujar Andry ketika dihubungi.

WN Nigeria tersebut bernama Ezeugwu Clivert (31), seorang asisten pemerintahan di Nigeria. Clivert baru tinggal 5 bulan di Jakarta.

Selain Clivert, polisi juga memeriksa saksi Zainal Abidin. Zainal dimintai keterangan karena yang menemukan korban pertama kalinya. Selain itu, Tuti pemilik warung yang mendengar keributan sebelum korban ditemukan tewas juga ikut diperiksa.

"Saksi-saksi masih dimintai keterangan terus, belum diketahui bagaimana kejadiannya," katanya.

Sebelumnya, Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi Raden Prabowo Argo Yuwono mengatakan, dalam kasus ini, Tri diduga menjadi korban pembunuhan.

"Diduga korban pembunuhan," kata Argo kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Senin 9 Januari 2017.

Argo menjelaskan, korban pertama kali ditemukan oleh seorang tukang yang sedang membangun tempat kosan di sekitar TKP (Tempat Kejadian Perkara).

Dari keterangan saksi lainnya bernama Tuti (30) yang merupakan pemilik warung, yang lokasi tak jauh dari TKP (Tempat Kejadian Perkara) pada pagi sebelum ditemukan mayat korban, dirinya mendengar keributan di kamar korban.

"Sekitar jam 6 pagi tadi saksi mendengar keributan di kamar korban," kata Argo.

Tak berselang waktu yang lama, setelah dicek ternyata korban yang merupakan mahasiswa Universitas Esa Unggul, ditemukan sudah dalam keadaan tewas di kamar mandi dengan posisi duduk dan perut berdarah serta kamar yang dalam keadaan berantakan.

"Saat ini korban sudah dibawa ke RS Siloam untuk dilakukan autopsi dan tim kepolisian menurunkan tim anjing pelacak K-9 guna mencari jejak pelaku," katanya.

(ren)