Jeritan Pembeli Cabai Rawit Merah yang Semakin Mahal

Pedagang cabai di pasar tradisional. (Ilustrasi)
Sumber :
  • ANTARA FOTO/Fakhri Hermansyah

VIVA.co.id – Harga cabai rawit merah di beberapa pasar di Jakarta kembali melejit tinggi. Harganya berkisar antara Rp140-150 ribu per kilogram. Mahalnya harga cabai ini membuat pedagang dan pembeli mengeluh.

Marti, salah satu pembeli sayur di Pasar Klender, Jakarta Timur ini mengatakan bingung
untuk membeli cabai jika harganya masih tinggi.

"Pokoknya sekarang ini kalau belanja buat cabai doang, belanja sayur lainnya gimana. Harga cabai rawit hijau juga mahal," ujar Marti saat diwawancara tvOne, Rabu, 8 Februari 2017.

Marti mengatakan, untuk merasakan pedas pada setiap masakannya, dia pun memutar cara agar semua bahan makanan bisa terbeli dengan uang yang sangat sedikit.

"Diputar ke sana sini deh, duitnya enggak ada. Kami minta tolong turunin harga cabai," kata dia.

Senada dengan Marti, Yulisma menjelaskan, dia terpaksa membeli cabai dengan harga yang cukup tinggi demi merasakan pedas di masakannya.

"Semua mahal, tadi aku beli setengah kilo cabai rawit merah harganya Rp58 ribu. Aku terpaksa beli lah, kalau enggak kita enggak makan cabai," ucap Yulisma.

Kepala Pasar Klender, Prapto menjelaskan, kondisi mahalnya harga cabai rawit merah ini sudah terjadi sejak bulan Desember 2016 lalu.

Sepanjang dua bulan ini, harga cabai tersebut juga tidak turun dengan signifikan. "Sementara harga di dua bulan terakhir ini memang Rp140-150 ribu perkilonya," kata Prapto.