Pantun Diusulkan Jadi Warisan Budaya Indonesia

Kepala Sub Direktorat Warisan Budaya Tak Benda Kemendikbud, Binsar Simanullang
Sumber :
  • VIVA.co.id/Cahyo Edi (Yogyakarta)

VIVA – Indonesia mengajukan pencak silat, pantun dan gamelan sebagai warisan budaya dunia. Ketiga budaya itu diajukan Indonesia ke UNESCO.

Kepala Subdirektorat Warisan Budaya Tak Benda Direktorat Warisan dan Diplomasi Budaya Kemendikbud, Binsar Simanullang mengatakan, pencak silat, pantun dan gamelan ?telah diagendakan untuk disidangkan oleh UNESCO, untuk dinilai apakah layak atau tidaknya menjadi warisan budaya dunia.

Binsar menjelaskan, bahwa dokumen ketiga kebudayaan tersebut telah dikirim ke UNESCO pada April 2019. UNESCO telah menerima dokumen pengajuan warisan budaya dari Indonesia, dan telah menjadwalkan sidang pembahasan tentang usulan tersebut.

Binsar menerangkan, untuk pencak silat, UNESCO sudah mengagendakan sidang pada Desember 2019 mendatang. Sidang, sambung Binsar, akan digelar di Bogota, Kolombia.

Untuk pantun, Binsar menyebut UNESCO juga telah mengagendakan sidang pembahasan. Sidang akan digelar pada tahun depan.

"Tahun 2020, ada pantun. Kami sudah usulkan pantun, dan akan disidangkan tahun 2020. Pantun kami usulkan bersama-sama dengan Malaysia," ujar Binsar di Yogyakarta, Selasa 5 November 2019.

"Kami mengusulkan gamelan sebagai warisan budaya dunia. Tahun 2021, UNESCO akan membahas usulan Indonesia tentang gamelan sebagai warisan budaya dunia," kata dia menambahkan.