Halo
Pembaca

VIVANetworks

News

Bola

Sport

Showbiz

LifeStyle

Otomotif

Digital

Ragam

Militer

Netizen

Lintas

Informasi

Polemik 500 TKA China, Pemerintah Harus Paham Suasana Kebatinan Rakyat

Rabu, 6 Mei 2020 | 00:30 WIB
Foto :
  • VIVA.co.id/Ali Azumar
TKA ilegal asal China ditangkap di Riau, Rabu, 18 Januari 2017.

VIVA – Kedatangan 500 Tenaga Kerja Asing (TKA) asal China ke Konawe, Sulawesi Tenggara (Sultra) terus menuai banyak kritikan dari berbagai pihak. Kritikan disampaikan setelah pemerintah tidak melakukan larangan kedatangan pekerja asing itu.

Ketua Hukum dan HAM Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah, Razikin merasa pemerintah harus mewaspadai kemarahan yang radikal di tengah masyarakat. Apalagi jika kondisi saat ini memungkinkan hal itu bisa terjadi.

Baca Juga

"Polemik ini akan terus berlanjut dan bisa saja meradikalisasi kemarahan rakyat Indonesia secara lebih luas jika kemudian pemerintah memaksakan diri membuka pintu terhadap kedatangan 500 TKA dari China tersebut. Pemerintah harus lebih sensitif memahami suasana kebatinan masyarakat," jelas Razikin seperti yang dikutip dari VIVAnews, Selasa 5 Mei 2020.

Topik Terkait
Saksikan Juga
Terpopuler