Halo
Pembaca

Berita

Bola

Sport

Otomotif

Digital

Showbiz

Gaya Hidup

in-depth

Lintas

Blog

Informasi

Kamis, 28 Mei 2020 | 17:05 WIB

Warganet Ramaikan Tagar Kebohongan Baru Saat Pemerintah Mau New Normal

Team VIVA »
Lutfi Dwi Puji Astuti
Ahmad Farhan Faris
Foto :
  • Twitter: King Purwa
Presiden Joko Widodo saat memantau persiapan New Normal di Mall Bekasi.

VIVA –  Warganet menggaungkan tagar #KebohonganBaru di tengah Pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) sedang berusaha melakukan penanganan percepatan pencegahan penularan virus corona COVID-19. 

Tagar #KebohonganBaru jadi trending topik di Twitter. Salah satu akun Twitter Anatasia_@anatasia184 menuliskan #KebohonganBaru dibuat untuk membela pengusaha, bukan rakyat. Untuk itu, rakyat sekarang sudah mulai memahami. “Jadi sudah paham siapa yang lebih diuntungkan dengan #KebohonganBaru yang dibuat oleh para penguasa?,” tulisnya yang dikutip Kamis, 28 Mei 2020.

Baca Juga

Kemudian, Anatasia menyebut new normal atau tatanan kehidupan baru adalah #KebohonganBaru berupa cara instan herd imunity. Memang, Presiden Jokowi tengah mempersiapkan kebijakan untuk melakukan new normal meskipun kondisi corona masih menghantui di Indonesia.

“Segala buat #KebohonganBaru dengan alasan perekonomian,” tulisnya.

Baca Juga: Trending, New Normal Dianggap Kebohongan Baru Pemerintah

Selain itu, akun Twitter Fatimah Sweet @FatimahSw33ty ikut mengomentari tentang adanya pengakuan dari Wakil Ketua DPR RI Dasco Sufmi Ahmad yang menyebut bahwa tidak mungkin negara akan terus-menerus membiayai rakyat.

“Munculnya narasi Negara tidak mungkin terus menerus membiayai rakyat, apakah bisa diartikan sebuah pengankuan ketidaksanggupan? Kalau begitu, berarti mulai ada sinyal akan mengangkat BENDERA PUTIH #KebohonganBaru,” tulisnya.

Topik Terkait
Saksikan Juga
Terpapar Corona, Ini Data Tenaga Medis Meninggal Dunia
TVONE NEWS - 3 bulan lalu
Terpopuler