Halo
Pembaca

Berita

Bola

Sport

Otomotif

Digital

Showbiz

Gaya Hidup

in-depth

Lintas

Blog

Informasi

Jumat, 29 Mei 2020 | 16:54 WIB

BPK RI Pecat CPNS Disabilitas di Sumbar Padahal Sudah Orientasi

Team VIVA »
Ezra Sihite
Andri Mardiansyah (Padang)
Foto :
  • VIVA/Muhamad Solihin
Acara Pawai Menuju Disabilitas Merdeka.

VIVA – Alde Maulana, seorang warga Kota Padang penyandang disabiltias dilaporkan diberhentikan sebagai calon pegawai negeri sipil (CPNS) lantaran dianggap tidak sehat secara jasmani dan rohani. Meski kemudian ia dinyatakan lulus menjadi CPNS BPK RI pada 24 Januari 2019 setelah mengikuti mengikuti seleksi CPNS BPK RI melalui formasi disabilitas.

Pada 9 Maret 2020 di kantor BPK Perwakilan Sumbar, Alde Maulana menerima secara langsung salinan Surat Keputusan Nomor:73/K/X-X.3/03/2020 terkait pemberhentian dengan hormat sebagai calon pegawai negeri sipil.

Baca Juga

Menurut Direktur Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Padang Wendra Rona Putra, dia sudah dinyatakan lulus dan kemudian diberhentikan. Alde Maulana diduga kuat menjadi korban diskriminasi terhadap penyandang disabilitas dalam pengabaian hak atas pekerjaan yang diduga dilakukan oleh BPK RI.

Berdasarkan Surat Keterangan Disabilitas kata Wendra, Alde merupakan penyandang disabilitas dengan raga lapang pandang kedua mata sebelah kiri buta 50 persen, lumpuh layu atau kaku tangan dan kaki sebelah kiri. 

“Namun demikian korban dapat melakukan aktifitas keseharian yang bisa dilakukan seperti berdiri, makan dan minum, mandi dan mencuci,” kata Wendra Rona Putra di Sumbar Jumat 29 Mei 2020.


Wendra menjelaskan, setelah dinyatakan lulus usai mengikuti seleksi CPNS BPK RI melalui formasi disabilitas, Alde kemudian diwajibkan mengikuti Diklat Orientasi ke-BPK-an di Medan pada bulan Maret 2019. 

Topik Terkait
Saksikan Juga
Gubernur Sumatera Barat Sering Bepergian ke Luar Negeri
TVONE NEWS - 7 bulan lalu
Terpopuler