Halo
Pembaca

VIVANetworks

News

Bola

Sport

Showbiz

LifeStyle

Otomotif

Digital

Ragam

Militer

Netizen

Lintas

Informasi

Selasa, 7 Juli 2020 | 03:08 WIB

Jokowi Marah, Fahri Hamzah Khawatir Terlalu Banyak Menteri Titipan

Team VIVA »
Lutfi Dwi Puji Astuti
Wahyu Firmansyah
Foto :
  • Istimewa
Joko Widodo

VIVA â€“ Presiden Joko Widodo atau Jokowi sempat marah besar bahkan ia berfikir akan melakukan reshuffle Kabinet Indonesia Maju. Hal itu berkaitan dengan kinerja para menteri dalam menghadapi pandemi COVID-19. Wakil Ketua DPR periode 2014-2019, Fahri Hamzah menganggap marahnya Jokowi tidak biasa. 

Wakil Ketua Umum Dewan Pimpinan Nasional (DPN) Partai Gelora ini menilai banyak kata-kata dari Presiden yang cukup menyentak untuk para menteri. "Presiden ini cukup sering marah tapi kali ini Saya mendengar banyak kata-katanya yang cukup menyentakkan. Ya misalnya ada menteri yang dianggap tidak punya hati dengan mengajak menteri dan para pejabat lembaga-lembaga negara miliki sense of crisis bahkan beliau memakai kata-kata mau menunggu rakyat mati dulu baru ditolong," kata Fahri saat berbincang dengan VIVA lewat tema â€˜Indonesia Di Mata Fahri Hamzah live bareng VIVA di Instagram @vivacoid, Senin, 6 Juli 2020.

Baca Juga

Namun, Fahri menyayangkan sikap pemerintah yang telah mengungkap kemarahan yang dibuka kepada publik tetapi tindak lanjutnya tidak diperlihatkan kepada publik. "Tapi kalau kemudian presiden hanya mengungkapkan kata-kata itu dan juga tidak kelihatan ada follow up yang terbuka ya di mata publik, artinya kemarahannya terbuka harusnya kan follow up nya terbuka juga dong," katanya. 

Baca Juga: Karangan Bunga Berisi Pesan Kekecewaan PPDB Penuhi Balai Kota DKI

Topik Terkait
Saksikan Juga
Terpapar Corona, Ini Data Tenaga Medis Meninggal Dunia
TVONE NEWS - 4 bulan lalu
Terpopuler