Halo
Pembaca

VIVANetworks

News

Bola

Sport

Showbiz

LifeStyle

Otomotif

Digital

Ragam

Militer

Netizen

Lintas

Informasi

Kalimantan Timur Ibukota Baru, Tidak Bebas Gempa dan Tsunami

Jumat, 23 Agustus 2019 | 17:04 WIB
Foto :
  • Dr. Daryono.
Kepala Bidang Mitigasi Gempabumi dan Tsunami BMKG, Dr. Daryono.

VIVA – Secara geologi dan tektonik, di wilayah Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) sebagai ibu kota baru terdapat tiga struktur sesar sumber gempa. Sesar Maratua, Sesar Mangkalihat, dan Sesar Paternoster.

Hasil monitoring kegempaan oleh BMKG terhadap Sesar Maratua dan Sesar Mangkalihat di wilayah Kabupaten Berau dan Kabupaten Kutai Timur, menunjukkan tanda yang masih sangat aktif. Tampak dalam peta seismisitas pada dua zona sesar ini aktivitas kegempaannya cukup tinggi dan membentuk klaster sebaran pusat gempa yang berarah barat-timur.

Baca Juga

Catatan sejarah gempa signifikan dan merusak yang pernah terjadi di wilayah Provinsi Kaltim berkaitan dengan Sesar Maratua dan Sesar Sangkulirang ini adalah sebagai berikut:

1. Gempa dan Tsunami Sangkulirang pada 14 Mei 1921. Dampak gempa Sangkulirang dilaporkan menimbulkan kerusakan memiliki skala intensitas VII-VIII MMI, yang artinya banyak bangunan mengalami kerusakan sedang hingga berat. Gempa kuat ini diikuti tsunami yang mengakibatkan kerusakan di sepanjang pantai dan muara sungai di Sangkulirang, Kaltim.

2. Gempa Tanjung Mangkalihat berkekuatan M=5,7 pada 16 November 1964.

3. Gempa Kutai Timur berkekuatan M=5,1 pada 4 Juni 1982.

4. Gempa Muarabulan, Kutai Timur, berkekuatan M=5,1 pada 31 Juli 1983.

5. Gempa Mangkalihat berkekuatan M=5,4 pada 16 Juni 2000.

6. Gempa Tanjungredep berkekuatan M=5,4 pada 31 Januari 2006.

Read more...
Topik Terkait
Saksikan Juga
Terpopuler