Sosok Kabareskrim Versi Komnas HAM

Komisioner Komnas HAM Choirul Anam (tengah)
Sumber :
  • VIVAnews/Eduward Ambarita

VIVA – Komisioner Komnas HAM M Choirul Anam mengatakan, ada kriteria yang harus dipenuhi calon Kepala Badan Reserse Kriminal Polri yang baru. Diketahui, jabatan pimpinan reserse Polri itu kosong pasca Idham Azis ditunjuk menjadi Kapolri.

Menurut Choirul, dibutuhkan sosok kabareskrim yang mumpuni. Sosok tersebut dianggap yang bisa mengkonsolidasikan internal dengan baik.

"Termasuk berkomunikasi baik dengan masyarakat dan berbagai tokoh tanpa ada beban atau sekat apapun. Ini penting tuk memastikan seluruh pekerjaan reskrim maksimal," ucap Choirul di Jakarta, Rabu, 6 November 2019.

Dia menjelaskan, sosok senior dianggap lebih baik menempati posisi ini. Hal itu karena jam terbang konsolidasi dan komunikasinya teruji. Sosok calon Kabareskrim juga harus  memiliki background intelektualitas yang baik ,berpikir terbuka akan perubahan dan dinamika hukum . 

"Perubahan dinamika ini juga membutuhkan sosok yang mengerti bagaimana perencanan kelembagaan intitusi kepolisian," kata dia.

Selain itu, background pengetahuan terkait desain tata kelola dan arah perencanaan jadi nilai plus bagi sosok calon Kabareskrim. Kesinambungan perencanaan strategis intitusi dan penguasaan materi perencaan akan memastikan bangunan kepolisian kedepan sesuai yang direncanakan. 

"Sosok yang cocok bagi calon Kabareskrim juga penting dilihat pengalaman ditempa oleh berbagai kondisi yang high profile, baik terkait situasi  keamanan, kasus, maupun kebijakan. 
Semoga dengan calon kabareskrim baru yang mumpuni, ada perbaikan penegakan hukum di Indonesia," ucap dia.