Wisata Pantai Anyer Mulai Bangkit dari Tragedi Kelam Tsunami Banten

Kondisi lokasi wisata Anyer dan Carita menjelang Tahun Baru
Sumber :
  • VIVAnews/Yandi Destalatama

VIVA – Kawasan wisata pantai Anyer mulai bangkit dari tragedi Tsunami Selat Sunda satu tahun lalu tepatnya pada 22 Desember 2018. Ketua Balawista Kabupaten Serang, Dede Sulaiman mengatakan, wisatawan mulai berdatangan ke sejumlah pantai yang ada di pesisir Kabupaten Serang, Banten.

"Kawasan wisata Anyer aman untuk di kunjungi. Balawista Serang siap mengamankan kawasan wisata Anyer agar wisatawan merasa aman dan nyaman," kata Dede Sulaiman saat dikonfirmasi melalui pesan singkatnya, Minggu 29 Desember 2019.

Pihak kepolisian melakukan patroli di lokasi wisata yang ada di Banten baik di pantai Anyer, Carita hingga Sawarna yang ada di Kabupaten Lebak. Setidaknya 500 personel Kepolisian siap berpatroli menjaga keamanan lokasi wisata di Banten saat malam pergantian tahun baru nanti, terutama di wilayah Anyer dan sekitatnya.

Fokus pengamanan saat malam pergantian tahun baru yakni penjagaan orang, barang dan lokasi kegiatan. Oleh karena itu diharapkan tidak terjadi kecelakaan laut, seperti orang tenggelam hingga kehilangan barang-batang berharga milik wisatawan.

"Kita akan fokus pengamanan pada objek wisata, baik di Anyer maupun di Carita, dan beberapa lokasi lainnya yang akan di kunjungi masyarakat yang wisata. Keberadaan kita disini wajib menghadirkan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat. Jangan sampai ada masalah laka laut orang tenggelam, kemacetan atupun pencopetan dan hal-hal yang tidak diinginkan lainnya," kata Kabid Humas Polda Banten, Kombes Pol Edy Sumardy ketika ditemui di Pos terpadu pengamanan tahun baru di Mercusuar Anyer, Kabupaten Serang, Banten.

Sedangkan rekayasa lalu lintas akan diberlakukan oleh Polres Cilegon. Apabila terjadi kepadatan maka sistem one way atau satu arah akan berlaku situasional saat libur Tahun Baru.

Jika kendaraan banyak yang mengarah dari Kota Cilegon ke wilayah Anyer maka akan di utamakan kendaraan yang akan masuk ke Anyer. Kemudian kendaraan yang akan keluar Anyer menuju Kota Cilegon, akan disekat di Hotel Mandalika dan sebaliknya.

"One way atau satu arah akan diberlakukan situasional. Tergantung kepadatan lalu lintas atau kendaraan mengarah kemana. Hal ini dilakukan agar tidak terjadi arus lalu lintas yang stagnan atau macet total, yang penting roda kendaraan tetap berputar," kata Kasatlantas Polres Cilegon, Ali Rahman ditemui di Pasar Anyer, Kabupaten Serang.

Dia berpesan agar wisatawan mengutamakan keselamatan dan tertib saat berkendara dan tidak memacu kendaraannya secara berlebihan.

"Kami iimbau agar pengendara dan wisatawan, tertib berlalu lintas, utamakan keselamatan dan lebih bersabar," lanjut dia.

Bagi wisatawan yang ingin menuju Anyer bisa menggunakan jalur alternatif dengan keluar Gerbang Tol (GT) Serang Barat kemudian menuju Kota Serang. Kemudian di pertigaan lampu merah Kepandean, bisa berbelok ke kanan hingga menemui perempatan lampu merah Mako Brimob Polda Banten.

Dari perempatan tersebut, pengendara bisa mengambil atau kanan atau mengarah ke Taktakan, lurus saja dan bisa keluar di pasar Anyer. Melewati jalur ini, wisatawan ibarat lewat membelah Gunung Sari, kanan kirinya akan tampak pemandangan masih asri ditumbuhi lebatnya pepohonan.