Libur Lebaran ke Pantai Lebak, Tiga Wisatawan Terseret Ombak

Pemuda terseret gelombang ombak.
Sumber :
  • Youtube/viralhog

VIVA – Libur Idul Fitri dimanfaatkan oleh wisatawan lokal untuk rekreasi, seperti yang dilakukan oleh tiga wisatawan asal Kecamatan Pucung, Kabupaten Pandeglang, Banten, ke Pantai Karangseke, Binuangeun, Kabupaten Lebak, Banten. Nahasnya, tiga wisatawan terseret ombak, dua berhasil selamat, satu lainnya masih dinyatakan hilang.

"Kejadian tadi sekitar pukul 13.00 WIB. Kemudian laporan masuk ke kami, sekitar pukul 14.30 WIB," kata Kepala Basarnas Banten, Muhammad Zaenal Arifin, melalui pesan singkatnya, Selasa, 26 Mei 2020.

Dua korban yang terseret ombak dan selamat bernama Yudi (36 tahun) dan Aji (16). Kemudian, korban yang dinyatakan hilang bernama Huma (16).

Ketiganya sedang berenang di pantai, kemudian ombak tinggi datang. Menurut Basarnas, cuaca memang sedang tidak bersahabat untuk berlibur di pantai.

"Mereka sedang bermain air di pantai, kemudian ada ombak datang dan terseret. Dua korban selamat, satu lagi dalam pencarian," jelasnya.

Berdasarkan informasi awal, kondisi cuaca di lokasi memang sedang buruk, bahkan ketinggian ombaknya mencapai tiga meter.

"(Ketinggian ombak) Sekitar dua sampai tiga meter. Cuaca lagi ekstrem sebenarnya," jelasnya.

Pencarian di tengah pandemi covid-19 ini, Basarnas Banten juga menyiapkan Alat Perlindungan Diri (APD) berupa hazmat, untuk mengantisipasi hal yang tak di inginkan. Penyediaan hazmat dalam setiap operasi SAR menjadi protokol baru bagi Basarnas yang diterapkan semenjak corona.

"Tim sudah menuju lokasi membawa peralatan SAR air, alat komunikasi air, alat medis dan APD hazmat," ujarnya.