Halo
Pembaca

VIVANetworks

News

Bola

Sport

Showbiz

LifeStyle

Otomotif

Digital

Ragam

Militer

Netizen

Lintas

Informasi

Meski Settingan, Video Prank Daging Qurban Isi Sampah Dikecam

Senin, 3 Agustus 2020 | 19:36 WIB
Foto :
  • YouTube Edo Putra Official
Video prank daging qurban berisi sampah oleh Youtuber Edo Putra

VIVA – Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil) Kementerian Agama (Kemenag) Sumatera Selatan, Alfajri Zabidi, angkat bicara terkait unggahan video prank bagi-bagi daging hewan qurban berisi sampah di channel YouTube Edo putra Official.

Dia sangat menyayangkan simbol agama digunakan untuk mengisi konten video YouTube dalam bentuk prank atau mengerjai orang, meskipun video tersebut merupakan settingan.

Baca Juga

Sekadar informasi, video prank pembagian bungkusan daging qurban berisi sampah viral dan mendapat kecaman masyarakat, terutama di Palembang. Bahkan pihak kepolisian saat ini telah menetapkan Edo Putra, sang pembuat konten video sebagai tersangka.

"Kita sangat menyayangkan bila ada masyarakat yang menggunakan simbol agama atau hal-hal yang terkait ibadah agama tertentu, untuk dijadikan konten video prank. Sebab hal itu dapat menimbulkan perpecahan dan keresahan umat," katanya, saat dikonfirmasi, Senin, 3 Agustus 2020.

Baca juga: Youtuber Prank Daging Qurban Isi Sampah Minta Maaf, Nyesel

Guna mencegah hal serupa kembali terjadi, Fajri meminta seluruh jajaran Kementerian Agama di kabupaten/kota se-Sumatera Selatan, agar memberikan pembinaan kepada masyarakat.

"Silakan berkoordinasi dengan Forkompinda, MUI, KUA Kecamatan, dan instansi terkait lainnya untuk mengambil sikap terbaik," katanya. "Untuk kasus video prank pembagian bungkusan daging qurban berisi sampah yang kini viral, kita serahkan penanganannya sepenuhnya kepada pihak berwenang, yakni kepolisian," lanjut Fajri.

Dia juga meminta agar pembinaan kepada masyarakat lebih diintensifkan. Jangan sampai kemajuan teknologi dimanfaatkan dan diisi hal-hal yang bisa menimbulkan keresahan.

Read more...
Topik Terkait
Saksikan Juga
Terpopuler