Jalur Wisata Anyer Ramai, Okupansi Hotel Capai 80 Persen

Jalur wisata menuju Anyer ramai
Sumber :
  • VIVA/Yandi Deslatama

VIVA - Meski libur panjang tahun baru Islam 2020, arus lalu lintas dari keluar Gerbang Tol (GT) Cilegon Timur, menuju Jalan Lingkar Selatan (JLS) Kota Cilegon, sampai wilayah Pantai Mercusuar Anyer terpantau lancar. Setidaknya berdasarkan pantauan sejak pukul 09.30 WIB hingga berita ini ditulis.

Begitu pun arah sebaliknya, dari wilayah Anyer menuju Kota Cilegon, Kota Serang dan jalur alternatif menuju Kabupaten Serang pun terpantau ramai lancar.

Baca juga: Begini Modus Warga yang Hendak Liburan Jelang New Normal

Arus lalu lintas kendaraan hanya tersendat di persimpangan jalan, seperti pertigaan Pasar Anyer, karena ada pertemuan arus sepeda motor maupun roda empat.

Kepolisian dari Satlantas Polres Cilegon bersama Dishub Kota Cilegon, terlihat berjaga di berbagai jalan, mulai dari GT Cilegon Timur, JLS, Pasar Anyer, hingga Pantai Mercusuar Anyer sebagai titik nol kilometer jalan Anyer-Panarukan.

Biasanya, saat libur panjang, jalanan menuju Anyer terpantau padat merayap, dipenuhi oleh kendaraan wisatawan. Seperti yang terjadi saat libur Idul Adha, pada Jumat, 31 Juli hingga Minggu, 2 Agustus 2020.

Pada hari Sabtu, 1 Agustus 2020, kepolisian memberlakukan sistem one way untuk mengurai kepadatan arus lalu lintas dari wilayah JLS menuju Anyer. Kala itu, one way diberlakukan hanya satu kali di pagi hari, dan satu kali di sore hari, saat kepulangan wisatawan.

Hal berbeda dengan okupansi atau tingkat hunian hotel di Anyer, seperti di Allisa Hotel, dari 119 kamar, terisi 80 persen.

"Okupansi (hunian) hotel 80 persen. Lebih ramai tahun ini untuk long weekend-nya," kata General Manager Allisa Resort Anyer, Titi Masniati, saat dikonfirmasi melalui pesan singkatnya, Sabtu, 22 Agustus 2020.

Dia mengaku tidak mengadakan event atau acara khusus selama libur panjang kali ini. Untuk menghindari terjadinya kerumunan massa dan penularan COVID-19, protokol kesehatan di tempatnya pun dilaksanakan secara ketat, baik oleh pegawai maupun tamunya.

"Belum ada (acara khusus), belum boleh kumpul-kumpul. Tapi kita ada promo diskon 17 persen plus 8 persen khusus room Sangiang," katanya. (ase)