Halo
Pembaca

VIVANetworks

News

Bola

Sport

Showbiz

LifeStyle

Otomotif

Digital

Ragam

Militer

Netizen

Lintas

Informasi

Djoko Tjandra Merasa Ditipu Jaksa Pinangki dan Irfan Jaya

Jumat, 25 September 2020 | 00:37 WIB
Foto :
  • ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja
Buronan kasus korupsi pengalihan hak tagih Bank Bali Djoko Tjandra (tengah) berhasil ditangkap polisi di Malaysia.

VIVA – Tersangka Djoko S Tjandra, merasa kena tipu oleh dua tersangka lainnya, yakni Jaksa Pinangki Sirna Malasari dan Andi Irfan Jaya, terkait action plan atau rencana kerja untuk mengurus fatwa Mahkamah Agung (MA).

Itu diungkapkan pengacara Djoko Tjandra, Krisna Murti. Menurut dia, kliennya itu mengirim jawaban menolak action plan itu langsung kepada pengacara Anita Dewi Kolopaking (pengacaranya saat itu) pada pertengahan Desember 2019. Sebab, Djoko Tjandra merasa ditipu oleh mereka.

Baca Juga

Action plan itu sekitar Desember, Pak Djoko langsung tulis kepada Anita. ‘Hei Anita, gue tidak setuju’. Ini pasti penipuan. Itu dikirim kepada Anita dan tidak dikirim kepada tempat lain,” kata Krisna di Gedung Bundar Kejaksaan Agung pada Kamis malam, 24 September 2020.

Baca juga: Usai Dicecar Penyidik Kejagung, Djoko Tjandra Bungkam

Kemudian, Krisna menjelaskan Jaksa Pinangki bersama Andi Irfan dan Anita Kolopaking membentuk tim konsultan hukum dengan bayaran (fee) sebesar USD 1 juta. Tapi, mereka minta dibayar dulu uang muka 50 persen.

“Artinya, tidak tahu isi action plan itu apa. Setelah melihat action plan itu, Pak Djoko bilang tidak setuju dia dan ditolak dikirim ke Antia. Ini penipuan kata Pak Djoko,” ujarnya.

Topik Terkait
Saksikan Juga
Terpopuler