Halo
Pembaca

VIVANetworks

News

Bola

Sport

Showbiz

LifeStyle

Otomotif

Digital

Ragam

Militer

Netizen

Lintas

Informasi

Pemerintah Dianggap Represif ke Kaum Islamis, Kemenag Menjawab

Selasa, 29 September 2020 | 15:04 WIB
Foto :
  • VIVAnews/ Syaefullah
Wakil Menteri Agama, Zainut Tauhid Sa'adi.

VIVA – Wakil Menteri Agama Zainut Tauhid Saa’di memandang keliru penilaian Profesor Australian National University (ANU), Greg Fealy, bahwa Pemerintah Indonesia tidak ramah terhadap keberagaman dan represif terhadap kaum Islamis.

Fealy mendasarkan penilaiannya setelah melihat penerbitan berbagai aturan diskriminatif di lembaga milik negara. Dia mencontohkan, larangan cadar dan cingkrang bagi ASN, serta adanya beberapa Islamis yang disingkirkan dari posisi strategis atau ditolak promosi.

Baca Juga

Kata dia, penggunaan istilah ‘Islamis” oleh Greg Fearly keliru atau kurang tepat. Apalagi mencontohkannya dengan celana cingkrang dan cadar. Pemerintah mendukung penuh segala bentuk aktivitas umat beragama yang mengarah pada penguatan pemahaman, pengamalan, dan penghayatan nilai-nilai agamanya. 

"Tidak hanya Islam, tapi semua agama,” kata Zainut di Jakarta, Selasa 29 September 2020. 

Topik Terkait
Saksikan Juga
Terpopuler