Halo
Pembaca

VIVANetworks

News

Pilkada

Bola

Sport

Showbiz

LifeStyle

Otomotif

Digital

Ragam

Militer

Netizen

Lintas

Informasi

Para Pengelola Wisata Samosir Tolak Wajib Rapid Test bagi Pengunjung

Senin, 19 Oktober 2020 | 09:43 WIB
Foto :
  • Viva.co.id/Anisa Widiarini
Batu persidangan Raja Sidabutar di Huta Siallagan Batak Toba Samosir

VIVA – Ratusan pelaku usaha pariwisata dan Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kabupaten Samosir melayang surat keberatan atas dikeluarkan surat edaran Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Samosir yang mewajibkan setiap wisatawan berkunjung ke Samosir wajib rapid test COVID-19.

Surat edaran tersebut dikeluarkan setelah petugas kesehatan di salah satu puskesmas di Kabupaten Samosir dinyatakan reaktif usai dilakukan rapid test. Namun kebijakan ini dinilai pelaku usaha akan menambah keterpurukan bagi pelaku usaha pariwisata di Kabupaten Samosir.

Baca Juga

Pelaku usaha pariwisata Samosir, Ombang Siboro, mengatakan surat keberatan dari ratusan pelaku usaha pariwisata Samosir menyikapi surat edaran wajib rapid test bagi wisatawan berkunjung disampaikan ke wilayah pemerintahan Kabupaten (Pemkab) Samosir, Jumat, 16 Oktober 2020 pekan lalu.

"Bilamana surat keberatan kami tidak digubris, kami akan melakukan aksi seluruh pelaku pariwisata. Akan melakukan somasi dan melakukan langkah hukum ke depannya," ungkap Ombang kepada VIVA pada Senin pagi, 19 Oktober 2020.

Topik Terkait
Saksikan Juga
Terpopuler