Halo
Pembaca

VIVANetworks

News

Pilkada

Bola

Sport

Showbiz

LifeStyle

Otomotif

Digital

Ragam

Militer

Netizen

Lintas

Informasi

Polisi Tembak Katekisan Katolik Papua dan Anak 6 Tahun? Ini Faktanya

Senin, 26 Oktober 2020 | 22:14 WIB
Foto :
  • ANTARA FOTO/Humas Polda Papua
Ilustrasi korban penembakan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) ditandu menaiki pesawat saat evakuasi di Intan Jaya, Papua.

VIVA – Polisi melalui Polda Papua menyatakan tidak benar ada penembakan terhadap seorang katekis Katolik dan seorang anak di bawah umur di Kampung Jalae, Kabupaten Intan Jaya, Papua saat terjadi baku tembak dengan KKB Papua. Beredar informasi sebelumnya tentang penembakan katekis Katolik dan seorang anak di bawah umur hingga mengalami kritis di Kampung Jalae, Kabupaten Intan Jaya.

“Jadi berita yang beredar itu tidak benar atau hoax. Kejadian sebenarnya adalah adanya kontak tembak antara tim gabungan TNI–Polri dengan KKB (kelompok Kriminal Bersenjata) pimpinan Sabinus Waker. Atas kejadian tersebut 2 orang dari KKB meninggal dunia masing-masing bernama Rubinus dan Hermanus Tipagau,” kata Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol. Ahmad Musthofa Kamal, Senin, 26 Oktober 2020.

Baca Juga

Tim disebut menembak pelaku karena melakukan perlawanan dengan jumlah anggota KKB pada saat itu ada sebanyak 50 orang. Dua orang Kelompok KKB yang tewas terlibat dalam penembakan tim TGPF. Penembakan dipimpin oleh Benny Mamoto pada tanggal 9 Oktober 2020 lalu. Bambang Purwoko yang merupakan anggota TGPF dan dua anggota TNI-AD akibatnya terluka.

“Hasil penyidikan tim membawa petunjuk lokasi persembunyian 50 orang KKB kelompok Sabinus Waker. Tepat setelah penindakan, beredar narasi penembakan terhadap remaja katekisan,” kata Kamal.

Topik Terkait
Saksikan Juga
Terpopuler