Halo
Pembaca

VIVANetworks

News

Pilkada

Bola

Sport

Showbiz

LifeStyle

Otomotif

Digital

Ragam

Militer

Netizen

Lintas

Informasi

Gatot Nurmantyo: Jika Perintah Presiden, Pangdam Jaya Tidak Salah

Kamis, 26 November 2020 | 16:50 WIB
Foto :
  • Kodam Jaya
Pangdam Jaya Mayjen Dudung Abdurrachman bersama Kapolda Metro Irjen Fadil Imran

VIVA – Mantan Panglima TNI Jenderal (Purn) Gatot Nurmantyo angkat bicara mengenai langkah Pangdam Jaya Mayjen TNI Dudung Abdurachman yang melucuti baliho FPI dan Imam Besar FPI Habib Rizieq Shihab. Menurut Gatot, tindakan Pangdam Jaya jika merupakan perintah dari Panglima TNI ataupun Presiden, maka tidak menyalahi aturan.

"Kita lihat saja, kalau itu perintah Panglima TNI atau Presiden tidak bisa disalahkan Pangdam. Tapi kalau tidak perintah, kita tunggu saja ada teguran atau tidak," Kata Gatot dalam kopers virtual, Kamis, 26 November 2020.

Baca Juga

Gatot mengungkapkan, ada beberapa hal yang melandasi TNI dalam memberikan bantuan kepada polisi atau Satpol PP, namun harus ada permintaan terlebih dahulu dari yang bersangkutan. Kemudian, dalam keadaan damai sipil atau tidak dalam darurat militer, pelibatan bantuan tersebut tidak boleh melibatkan alat utama sistem senjata RI atau alutsista.

"Karena yang dilakukan adalah harusnya bantuan kepada polisi dulu. Polisi meminta tugasnya apa dan sebagainya, kemudian dalam pelibatan ini tidak boleh menggunakan alutsista untuk tempur. Jadi contohnya pesawat angkut boleh digunakan, kapal rumah sakit boleh digunakan, kapal angkut boleh digunakan, truk boleh digunakan. Tapi alutsista kendaran taktis tidak boleh digunakan dalam memberikan perbantuan, karena dalam kondisi tertib sipil bukan darurat militer," ujar Gatot.

Topik Terkait
Saksikan Juga
Terpopuler