Halo
Pembaca

VIVANetworks

News

Bola

Sport

Showbiz

LifeStyle

Otomotif

Digital

Ragam

Militer

Netizen

Insight

Informasi

Cerita Ardi Dibui Gara-gara Pakai Duit Salah Transfer di BCA

Senin, 1 Maret 2021 | 10:06 WIB
Foto :
  • ANTARA FOTO
Ilustrasi tahanan diborgol.

Ardi kemudian menyetorkan duit Rp5 juta itu ke rekeningnya sebagai angsuran ke BCA dan masuk. Total dana di rekening Ardi Rp10 juta. Sejak menerima somasi, papar Hendrix, rekening kliennya diblokir. Bisa menerima duit masuk tapi tidak bisa untuk penarikan uang. 

"Klien kami terus mencari kekurangan hingga kemudian pihak BCA melapor ke polisi pada 31 Agustus 2020," tuturnya. 

Baca Juga

Di tengah laporan itu, Ardi berhasil mengumpulkan duit kekurangan ke BCA sebesar Rp41 juta. Namun, ketika mau mengembalikan, pihak BCA meminta agar mengembalikan itu ke petugas yang salah menginput dan keliru transfer, NK. 

"Waktu itu klien kami berkomunikasi dengan kepala tellernya. Tapi klien kami tidak bisa bertemu NK," ungkapnya.

Belakangan diketahui, dana salah transfer Rp51 juta itu sudah dikembalikan oleh NK ke BCA. Hendrix menuturkan, memang petugas bank lah yang harus bertanggungjawab ketika ada kekeliruan seperti itu. "Mestinya pihak BCA saat itu memediasi antara klien kami dengan NK. Karena klien kami sudah beriktikad baik untuk mengembalikan," tuturnya.

Singkat cerita, Ardi ditetapkan tersangka dan langsung ditahan oleh penyidik Kepolisian Resor Kota Besar Surabaya pada November 2020. Kata Hendrix, kliennya dijerat dengan dua pasal, yaitu terkait transfer dana dan tindak pidana pencucian uang atau TPPU. 

Sekira Januari 2021 perkara itu diserahkan ke Kejari Tanjung Perak dan dinyatakan P21 pada 19 Januari dan segera dilimpahkan ke pengadilan. "Di kejaksaan klien kami juga ditahan," ucapnya. 

Topik Terkait
Saksikan Juga
Terpopuler