Halo
Pembaca

VIVANetworks

News

Bola

Sport

Showbiz

LifeStyle

Otomotif

Digital

Ragam

Militer

Netizen

Insight

Informasi

Panas, Haris Azhar ke Teddy Gusnaidi: Itu Versi Anda Belain Jokowi

Sabtu, 10 April 2021 | 05:44 WIB
Foto :
  • Youtube tvOne
Debat Haris Azhar dengan politikus PKPI Teddy Gusnaidi

VIVA – Momen kedatangan Presiden Jokowi dan Menteri Pertahanan Prabowo Subianto ke pernikahan selebritis Aurel Hermansyah-Atta Halilintar jadi perhatian publik. Salah satunya karena acara itu ikut disiarkan secara live melalui akun Youtube Sekretariat Negara (Setneg).

Hal ini jadi pembahasan Catatan Demokrasi tvOne. Hadir dalam program acara ini aktivis HAM Haris Azhar, tokoh oposisi Haikal Hassan, dr Tirta Mandira Hudhi, Tenaga Ahli Kepala Staf Presiden (KSP) Ade Irfan Pulungan, dan politikus Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) Teddy Gusnaidi.

Baca Juga

Salah satu sesi terjadi perdebatan sengit antara Haris Azhar dengan Teddy Gusnaidi. Diawali moderator Andromeda Mercury yang mengajukan pertanyaan kepada Ade Irfan dari dr Tirta soal seberapa urgent kehadiran Jokowi di pernikahahan Aurel-Atta dengan disiarkan langsung kanal Youtube Setneg.

Ade Irfan menjelaskan sulit membedakan aktivitas seorang pejabat dengan kepentingan pribadinya. Pun, kedatangan Jokowi ke pernikahan tersebut ada regulasi yang mengatur karena disertai protokoler yang melekat terhadapnya. 

Bagi dia, dengan disiarkan kanal Youtube Setneg  maka bisa sebagai informasi pengetahuan ke publik tentang kehadiran Jokowi mematuhi protokol kesehatan.

Giliran Haris Azhar yang menyampaikan pandangannya. Dia menyinggung ada ranah pribadi Presiden Jokowi yang tidak penting untuk disiarkan secara live ke publik. Ia tak mempersoalkan protokol kesehatan atau prokes karena presiden memiliki protokoler pengamanan ketat.

"Jadi, secara hukum menurut saya nggak ada masalah. Yang soal masalah itu penggunaan akun secara live," kata Haris dikutip VIVA dari akun Youtube tvOne, Sabtu, 10 April 2021.

Pun, Teddy Gusnaidi memberikan tanggapannya dengan menyoroti argumen Haris Azhar. Dia memberikan pertanyaan apakah live streaming Youtube Setneg sebuah pelanggaran atau bukan.

"Masalahnya hanya apakah live streaming yang digunakan menggunakan Youtube chanel-nya Setneg itu sebuah pelanggaran atau tidak. Itu pertanyaan saya simpel," ujar Teddy.

Haris merespons dengan ingin menjawab pernyataan Teddy namun minta izin terlebih dulu kepada moderator.

"Kalau Anda tanya boleh atau nggak tadi ya. Melanggar atau tidak. Kalau secara hukum ya tidak," kata Haris.

"Ya sudah, selesai," ujar Teddy menyergah jawaban Haris.

Topik Terkait
Saksikan Juga
Terpopuler