Halo
Pembaca

VIVANetworks

News

Bola

Sport

Showbiz

LifeStyle

Otomotif

Digital

Ragam

Militer

Netizen

Insight

Informasi

Pengakuan Tahanan Narkoba di Sumut: Tak Ikut Kabur Diancam Dibunuh

Rabu, 19 Mei 2021 | 02:00 WIB
Foto :
  • VIVA/Putra Nasution
Kabid ?Pemberantasan Narkotika BNNP Sumut Kombes Pol Sempana Sitepu (kanan)

VIVA – Kasus tahanan kabur dari Rumah Tahanan Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sumatera Utara Cabang Rutan Kelas I Medan, Minggu dini hari, 16 Mei. Terungkap bahwa otak pelaku aksi melarikan diri tersebut, mengancam tahanan lain untuk ikut kabur. Bila tidak, diancam akan dibunuh.

Hal itu diungkapkan oleh Kepala Bidang Pemberantasan Narkotika BNNP Sumut Kombes Pol. Sempana Sitepu di Kantor BNNP Sumut di Medan, Selasa sore, 18 Mei 2021. Ia mengatakan untuk melarikan diri sudah dipersiapkan oleh dua orang tahanan yang diduga otak pelaku melarikan diri tersebut.

Baca Juga

Keduanya, yakni Rahmat Hidayatulloh (RH) alias Muhammad Isbandi warga Perum Bukit Melati, Jalan Markopolo, Kecamatan Dapur 12, Kota Batam, Kepulauan Riau dan Marzuki Ahmad (MA), warga Jalan Irigasi, Kecamatan Jeunieb, Kabupaten Bireun, Aceh.

"Bahkan dari keterangan tidak berhasil lolos. Ada ancaman bunuh, otak pelaku insial MA dan RH," sebut Sempana.

Lanjut, Sempana menjelaskan dari keterangan tahanan tidak kabur itu, diketahui bahwa Rahmat Hidayatulloh dan Marzuki Ahmad sudah berencana aksi melarikan diri hingga menyiapkan air cabai untuk menyiram muka dan mata petugas pejaga saat kejadian tersebut.

"Itu berdasarkan dari tahanan yang lari, tapi kita anggota sebelum menangkap. Sudah beberapa hari perencanaan. Termasuk air cabai, mereka kumpulkan dari sisa-sisa makanan," ungkap Sempana.

Sempana mengimbau kepada keempat tahanan masih kabur untuk segara menyerahkan diri. Bila tidak akan dilakukan tegas terukur. Karena, tim gabungan tengah memburu mereka dari lokasi persembunyian.

Topik Terkait
Saksikan Juga
Terpopuler