Halo
Pembaca

VIVANetworks

News

Bola

Sport

Showbiz

LifeStyle

Otomotif

Digital

Ragam

Militer

Netizen

Insight

Informasi

Pertama di RSLI Surabaya, PMI Positif COVID-19 Lahirkan Bayi

Selasa, 21 September 2021 | 23:56 WIB
Foto :
  • RSLI Surabaya
Proses persalinan SU, PMI asal Pamekasan yang melahirkan di RSLI Surabaya

VIVA – SU, Pekerja Migran Indonesia (PMI) atau Tenaga Kerja Wanita (TKW) asal Pamekasan, Madura, yang dirawat karena terpapar COVID-19 melahirkan seorang bayi dengan normal di Rumah Sakit Lapangan Indrapura (RSLI) Surabaya, Jawa Timur, pada Senin malam, 20 September 2021. SU dan bayi laki-lakinya dalam kondisi baik.

SU sudah dirawat di RSLI karena terdeteksi terpapar COVID-19 setelah mendarat di Bandara Juanda Surabaya dari Malaysia, negara dia bekerja. Wanita 37 tahun itu memang sengaja pulang karena mengandung dan ingin melahirkan bayinya di kampung halaman. Karena terpapar Corona, ia pun dikarantina dan sudah menjalani perawatan di RSLI Surabaya selama delapan hari.

Baca Juga

SU tak menyangka melahirkan bayinya di RSLI Surabaya. Sebab, usia kandungannya sekitar 37 minggu. Pada Senin malam sekira pukul 20.00 WIB, SU merasakan sakit perut saat istirahat di ruangannya di RSLI. Mulanya ia menganggap sakit perut biasa. Ternyata itu kontraksi. Tim tenaga kesehatan RSLI pun melakukan tindakan dan 20 menit kemudian anak kedua SU itu lahir dengan normal.

Bayi SU lahir dengan berat 2.500 gram dan panjang 48 sentimeter. Setelah menghubungi suaminya yang masih berada di Malaysia, SU kemudian menyematkan nama pada bayinya itu dengan Asroful Anam. “Mator sakalangkong (terima kasih),” kata SU kepada para tenaga kesehatan RSLI yang membantunya melahirkan.

Penanggung jawab RSLI Laksamana Pertama Ahmad Samsulhadi menyatakan kegembiraanya atas proses persalinan perdana yang berhasil ditangani dengan baik oleh tenaga kesehatan RSLI. Menurutnya, itu merupakan bukti atas keseriusan seluruh unsur di RSLI dalam penanganan dan penyembuhan COVID-19, termasuk pada pasien hamil dan pasien yang melahirkan.

“Ini merupakan kejadian langka, tapi tetap perlu disyukuri sebagai sebuah anugerah Allah SWT, terutama bagi orangtua bayi. Dengan persalinan normal dan penanganan nakes yang kompeten, insya Allah bayinya akan terawat dengan baik. Saya juga sudah ambil kebijakan agar seluruh kebutuhan bayi dan ibunya pascapersalinan dapat dipenuhi oleh RSLI,” kata Samsulhadi dalam keterangan tertulis diterima pada Selasa, 21 September 2021.

 

Topik Terkait
Saksikan Juga
Terpopuler