6 Celotehan Menag Yaqut yang Bikin Geger

Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas dalam acara tahlil nasional.
Sumber :
  • VIVA.co.id/ Syaefullah

Seperti halnya kegiatan seperti Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Kemenag yang berlangsung di Jakarta, Senin, 5 Mei 2021.

"Pagi hari ini saya senang Rakernas dimulai dengan dimulai pembacaan ayat suci Alquran, ini memberikan pencerahan dan sekaligus penyegaran untuk kita semua. Tapi akan lebih indah lagi semua agama diberikan kesempatan untuk memulai doa," kata Yaqut. 

Hal ini bertujuan agar tak dianggap seperti rapat organisasi masyarakat (Ormas) Kemenag. Padahal di dalamnya Kemenag mengurusi semua agama di Tanah Air.

"Jadi jangan kita ini kesannya rapat ormas Kemenag, ormas Islam Kemenag, tidak. Kita ini sedang melakukan rakernas Kemenag di dalamnya bukannya hanya urusan agama Islam saja. Mungkin lain waktu bisalah, itu enak dilihat jika semua agama yang menjadi urusan sama-sama menyampaikan doanya. Kalau semakin banyak berdoa semakin untuk dikabulkan semakin tinggi," katanya.

4. Populisme Islam

Pernyataan Gus Yaqut menyinggung populisme Islam yang mulai berkembang di Indonesia menuai kritik. Ia bilang ada pihak yang menggiring agama sebagai norma konflik sehingga istilahnya populisme Islam.

Ia tak mau populisme Islam ini berkembang luas dan bisa membuat kewalahan memeranginya.