Jokowi Bagikan Sertifikat Tanah di Blora, Konflik Sejak 1947 Terselesaikan

Presiden Jokowi saat bagikan sertifikat di Blora, Jawa Tengah.
Sumber :
  • Twitter @jokowi

VIVA Nasional - Presiden Joko Widodo atau Jokowi melakukan kunjungan kerja atau kunker ke Blora, Jawa Tengah. Salah satu agenda kunker itu membagikan sertifikat ke warga Blora.

Pembagian sertifikat itu mengakhiri penantian panjang warga Blora menunggu kepastian hukum atas hak tanah yang dialaminya. Di Wonorejo, Blora, Jokowi didampingi  Menteri ATR/BPN Hadi Tjahjanto dan Wakil Menteri ATR/BPN Raja Juli Antoni. 

Di hadapan Jokowi, Hadi menyampaikan, ada konflik lahan yang dialami warga Blora sejak 1947. Konflik itu sempat berlarut-larut dan tak terselesaikan. 

“Kasus yang sebelumnya berlarut-larut penyelesaiannya. Alhamdulilah atas perintah Presiden kini dapat diselesaikan,” kata Hadi, dalam keterangannya, Jumat, 10 Maret 2023.

Presiden Jokowi saat di Blora, Jawa Tengah.

Photo :
  • Istimewa
 

Dia menjelaskan, jumlah target 1.160 sertifikat diserahkan tersebar di tiga kelurahan yaitu Kelurahan Ngelo (132 sertifikat), Cepu (577 sertifikat), dan Karangboyo (334 sertifikat). Lalu, sisanya sebanyak 117 sertifikat dalam proses untuk dilengkapi data administrasinya.

Hadi menambahkan, penyelesaian konflik juga berkat kolaborasi dan kerja sama antara Gubernur Jawa Tengah, Bupati Blora, Forkompimda. Selain itu, ada peranan dari BPN Provinsi Jawa Tengah dan Kantor Pertanahan Kabupaten Blora.

“Kami juga mengucapkan terima kasih kepada pihak-pihak atas kerja samanya sehingga skema pemberian HGB di atas HPL untuk masyarakat dapat terealisasi dengan baik,” lanjut eks Panglima TNI tersebut. 

Dia mengatakan selain kepastian hukum atas tanah, warga kelurahan Wonorejo, Blora juga bisa mengakses permodalan kepada lembaga keuangan dan sumber ekonomi lainnya.

“Reforma agraria sejatinya adalah penataan aset sekaligus akses. Setelah ini saya minta Kanwil BPN Jateng mendampingi masyarakat supaya mereka berdaya secara ekonomi," ujar Hadi.

Sementara, Presiden Jokowi menyampaikan sebelumnya dia sudah perintahkan Hadi agar memperhatikan konflik Blora. Tapi, ternyata hari ini sudah selesai dan bisa dibagikan. "Sertifikat ini berlaku 30 tahun dan bisa diperpanjang sampai 80 tahun," tuturnya.

Dia pun mengingatkan agar warga Blora bersyukur karena konflik yang berlarut-larut sudah terselesaikan.

"Masih banyak konflik di berbagai daerah lain yang belum selesai, di Blora sudah diselesaikan," tutur eks Gubernur DKI Jakarta tersebut.