Perjuangan Warga Depok Ikut Nikah Massal di Bekasi: Berangkat Jam 2 Dini Hari

Nikah Massal di Stadion Patriot Chandrabaga Kota Bekasi
Sumber :
  • VIVA/ Dani

VIVA Nasional – Ratusan pasangan ikut serta dalam nikah massal dalam kegiatan BucinFest, di Stadion Patriot Chandrabaga, Bekasi Jawa Barat, pada Minggu 14 Mei 2023. Beberapa pasangan punya cerita untuk ikut serta, termasuk pasangan dari Depok ini.

Beberapa diantaranya rela datang lebih cepat, agar bisa ikut serta dalam nikah massal yang dihadiri Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil tersebut. Adi Rahmat (30) contoh salah satu peserta nikah massal ini.

Adi rela harus berangkat pukul 02.00 WIB dinihari dari rumahnya demi mengikuti massal di Kota Bekasi. Sebab, dia tercatat sebagai warga Kota Depok. 

Adi dan istrinya bernama Dahlia Ratnasari (30), harus tiba di Stadion Patriot Candrabhaga untuk didandani terlebih dahulu sebelum dinikahkan.

"Kita datang pakai baju biasa, sampai sini (stadion) langsung ganti pakaian pengantin," kata Adi.

Pasangan lainnya, Eki Deviyanto (43 tahun), mengaku mengikuti nikah masal dengan wanita yang bernama Rahayu Dwi Kusumawati (42) ini untuk mendapat pengakuan negara. Sebab, kata dia, tidak ikut nikah negara karena tidak ada biaya.

"Dulu saya enggak nikah di KUA karena terkendala ekonomi, makanya setelah dikabarin RT saya langsung daftarkan diri," jelas Eki.

Banyak Terkendala Biaya

Nikah Massal di Stadion Chandrabaga Kota Bekasi

Photo :
  • VIVA/ Dani

Gubernur Jawa Barar Ridwan Kamil, yang  hadir dalam nikah massal di Stadion Patriot Chandrabaga, mengatakan data pemerintah tersebut mencatat ada yang tidak ada biaya. 

"Pemprov Jabar memperhatikan data banyaknya pasangan yang sudah siap menikah tapi mengalami kendala-kendala biaya, sehingga banyak aspirasi masuk yang membuat mereka menunda-nunda (menikah)," kata Ridwan Kamil di Bekasi, Minggu 14 Mei 2023.

Pria yang akrab disapa Kang Emil ini mengatakan, tidak ada syarat khusus untuk mengikuti acara nikah massal. Nantinya pasangan pengantin akan diberikan bingkisan berupa peralatan rumah tangga. 

"Syaratnya laki-laki dan perempuan, lain-lainnya kami urus," katanya.