Kompol Petrus dan 7 Brimob Dipatsus Buntut Bripka Andry Setor Rp650 Juta

Ilustrasi Polri.
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta – Buntut kasus Salah satu anggota Brimob Batalyon Pelopor B Polda Riau Bripka Andry Darma Irawan yang menyetor uang ratusan juta kepada atasannya berujung delapan orang anggota Brimob Polda Riau di tempatkan khusus (Patsus). Bripka Andry curhat bahwa dirinya di mutasi padahal kerap menyetor uang hingga Rp 650 juta ke atasan.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Riau, Komisaris Besar Polisi Nandang Mukmin mengatakan bahwa delapan anggota Brimob yang dipatsus itu sudah dilakukan sejak Kamis 8 Juni 2023 kemarin.

"(Anggota Brimob Dipatsus) Iya sejak Tanggal 8 juni 2023," kata Kombes Nandang saat dikonfirmasi, Jumat 9 Juni 2023.

Personel

Photo :
  • 1278590

Nandang menyebutkan bahwa dari kedelapan orang anggota Brimob yang dipatsus itu salah satunya yakni Kompol Petrus. Kompol Petrus merupakan atasan Bripka Andry di satuan Brimob.

Para anggota Brimob itu dipatsus dalam rangka proses etik di Polri terkait dengan kasus Bripka Andry.

"Kompol P beserta dengan 7 orang lainnya menjalani patsus (penempatan pada tempat khusus) di Dit Tahti polda Riau selama 30 hari ke depan dalam rangka proses kode etik," kata dia.

Viral Anggota Brimob Setor Rp650 Juta

Sebelumnya, heboh postingan oknum anggota Brimob yang bertugas di Batalyon Pelopor B Polda Riau Bripka Andry Darma Irawan. Dia memperlihatkan bukti transfer ke komandannya hingga Rp650 juta dan jadi viral di media sosial, Senin, 5 Juni 2023.

Curhatan Bripka Andry disampaikan melalui media sosial akun instagram milik pribadi.

"Saya Bripka Andry Darma Irawan, S.A.P. Saya sebelumnya berdinas di Batalyon B Pelopor Sat Brimob Polda Riau yang berada di Menggala Junction Kabupaten Rokan Hilir," tulisnya sebagai pembuka kalimat dikutip dari Instagram @andrydarmairawan07.2

Ilustrasi

Photo :
  • 1455053

Dia menceritakan dirinya dimutasi demosi tanpa ada kesalahan dari Batalyon B Pelopor ke Batalyon A Pelopor yang berada di Pekanbaru. Dia merasa heran karena dirinya sudah menuruti permintaan atasannya untuk mengirimkan uang. Sebelumnya, ia berdinas di Rokan Hilir Provinsi Riau.

Dalam curhatannya, ia juga menyertakan bukti transferan bahwa dirinya sudah menyetor ke komandannya. Unggahannya disertai tangkapan layar chat whatsapp diduga antara Bripka Andry dan komandannya Kompol Petrus.