Ini Alasan di Balik Pemotongan Anggaran MBG Tahun 2027, Ternyata Karena...
- ANTARA FOTO/Maulana Surya
Selain itu, kualitas gizi yang diterima peserta didik juga dipastikan tetap menjadi perhatian dalam penyusunan anggaran tahun depan.
“Yang pertama tentu menjaga tata kelola dan kualitas gizi yang diterima oleh anak didik kita. Maka dengan penurunan anggaran itu kualitasnya akan tetap terjaga,” ujarnya.
Dengan demikian, menurut Said, efisiensi anggaran dilakukan tanpa mengurangi standar layanan yang diberikan kepada para penerima Program Makan Bergizi Gratis.
Perhitungan Juga Memasukkan Program Kesehatan
Dalam perhitungannya, Said menyebut kebutuhan anggaran tidak hanya berasal dari sektor pendidikan.
Ia mengatakan terdapat sejumlah program di bidang kesehatan yang juga berkaitan dengan pemenuhan gizi masyarakat, seperti penanganan stunting dan kebutuhan ibu hamil.
Karena itu, penyusunan anggaran dilakukan secara menyeluruh agar seluruh program yang berkaitan dengan peningkatan gizi masyarakat dapat berjalan sesuai kebutuhan.
Meski terdapat tambahan kebutuhan dari sektor kesehatan, Said memperkirakan total anggaran tetap berada di kisaran Rp174 triliun.
Penetapan Anggaran Dilakukan September 2026
Said menambahkan bahwa angka tersebut masih berupa proyeksi dalam pembahasan awal.
Besaran final anggaran Program Makan Bergizi Gratis untuk tahun anggaran 2027 akan ditetapkan melalui pembahasan bersama antara pemerintah dan DPR.
Menurutnya, keputusan resmi mengenai pagu anggaran dijadwalkan akan ditetapkan pada September 2026.
Dengan penetapan tersebut, pemerintah memiliki dasar untuk menyiapkan pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis pada 2027 sesuai kebutuhan jumlah dapur MBG, target penerima manfaat, serta standar kualitas gizi yang telah ditetapkan.