Provinsi Sumatera Selatan
- tvOne
Bagi Hasil Pajak dan Bukan Pajak tercatat terealisasi sebesar 53,25% atau
mencapai Rp531,58 miliar. Rendahnya realisasi Bagi Hasil Pajak dan Bukan Pajak telah diperkirakan pada triwulan sebelumnya mengingat kondisi perekonomian secara umum pada awal tahun yang terpengaruh krisis finansial global telah menyebabkan penurunan pendapatan masyarakat
dan laba perusahaansehingga sangat berpotensi untuk menghambat laju realisasi pendapatan dari pos tersebut.
Komponen PAD yang mencatat realisasi paling besar secara nominal adalah Pajak Daerah yaitu sebesar Rp695,85 miliar, dengan persentase realisasi sebesar 67,22% dari yang dianggarkan. Persentase realisasi terbaik pada pos PAD dicapai oleh Lain-lain PAD yang sah yakni sebesar 89,54%.
Pada sisi belanja, realisasi belanja tidak langsung lebih tinggi dibandingkan realisasi belanja langsung. Realisasi belanja tidak langsung sampai periode laporan adalah sebesar Rp724,32 miliar atau mencapai 55,20% dari yang dianggarkan, sedangkan realisasi belanja langsung adalah sebesar Rp563,02 miliar atau 34,43% dari anggaran. Pada belanja langsung, realisasi pos belanja barang dan jasa baru mencapai 45,74%, namun angka tersebut merupakan yang tertinggi dibandingkan pos belanja lain pada belanja langsung. Realisasi belanja pegawai pada belanja langsung adalah 33,70%, sedangkan realisasi belanja modal pada belanja langsung menempati urutan terakhir, dengan realisasi sebesar 28,04% dari yang anggaran.
Pada pos belanja tidak langsung, persentase realisasi belanja hibah tercatat paling tinggi yakni sebesar 83,37% dengan nominal sebesar Rp38,35 miliar. Sementara itu, pos yang menempati posisi kedua dan sekaligus yang tercatat sebagai pos dengan nominal realisasi tertinggi pada kelompok belanja langsung adalah belanja pegawai dengan realisasi sebesar Rp351,11 miliar atau dengan pangsa sebesar 74,20%.