Menristek Dikti Akan Bekukan 3 Kampus 'Nakal' di Jawa Timur

Menristek Muhammad Nasir
Sumber :
  • VIVA.co.id/Anhar Rizki Affandi
VIVA.co.id - Menter Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Menristek Dikti), M Nasir, mengungkapkan instansinya terus melakukan inspeksi mendadak untuk mencari perguruan tinggi yang melakukan penerbitan ijazah palsu. Termasuk para lulusannya yang menggunakan jasa pembuatan ijazah palsu.

"Kami lakukan penertiban ke semua lini. Kami juga meneliti calon bupati, wali kota, hingga gubernur. Sudah kami lakukan," ujar Nasir ditemui awak media di sela-sela kunjungan di Pusat Penelitian Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (Puspiptek), Serpong, Tangerang, Selasa, 7 Juli 2015.

Nasir melanjutkan, instansinya pun memergoki sebuah perguruan tinggi di Jawa Timur. Kampus tersebut ada dosen untuk S2 yang meninggal, namun masih dicantumkan sebagai pengajar aktif.


"Ini penipuan, saya akan bekukan. Ada tiga perguruan tinggi. Kami akan beri surat pembekuan tersebut," tegas dia.


Nasir menjelaskan banyak sekali perguruan tinggi yang tak memperhatikan kualitas pendidikan kepada mahasiswanya. Sebab, perbandingan dari pengajar dengan muridnya sangat jauh sekali untuk satu mata kuliah.


"Bayangkan, ada satu program studi, di mana 11 ribu mahasiswa hanya diajar oleh 27 dosen," ungkap Nasir. (ase)