Gunung Sinabung Meletus Lagi

Gunung Sinabung Kembali Erupsi
Sumber :
  • REUTERS/Beawiharta

VIVA.co.id - Gunung Sinabung di Sumatera Utara meletus lagi. Letusan yang terjadi sekitar pukul 05.25 WIB, Selasa 15 September 2015, itu melontarkan awan panas hingga 3.000 meter ke sektor Timur-Tenggara.

"Pukul 05.25 WIB, terjadi awan panas guguran, sejauh 3.000 meter ke sektor Timur-Tenggara, tinggi kolom abu erupsi 2.500 meter. Arah angin sedang ke timur," kata Kepala Pusat Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugrohodalam keterangan tertulisnya.

Sutopo menjelaskan, pada pukul 08.20 WIB, terjadi awan panas guguran sejauh 4.000 meter ke Timur-Tenggara. "Tinggi kolom abu vulkanik 3.000 meter," kata Sutopo.

Menurutnya, akibat erupsi tersebut hujan abu cukup tebal di Brastagi, Kabanjahe dan sekitarnya. "Letusan ini adalah yang terbesar dalam seminggu terakhir," ujarnya.

Gunung Sinabung saat ini berstatus Awas (level IV), tremor menerus, aktivitas tinggi dan potensi erupsi susulan masih tinggi. Radius yang dikosongkan adalah 7 km disisi selatan-tenggara dan 6 km di timur.

"Tidak ada penambahan pengungsi. Saat ini pengungsi 2.572 jiwa (9.313 KK) di 9 pos pengungsian. Mereka berasal dari 9 desa yang direkomendasikan mengungsi oleh PVMBG. Semua kebutuhan dasar tercukupi. Anak-anak tetap bersekolah," ujar Sutopo.

Pembangunan rumah (hunian tetap) Tahap I untuk 370 rumah, 112 Huntap Desa Bekerah, listrik sudah masuk, 128 Huntap Desa Sukameriah sudah selesai dibangun, namun spam dan listrik belum, 130 Huntap Desa Simacem juga sudah selesai dibangun, spam dan listrik belum.

"Pada Rabu 9 September 2015 telah dilakukan pengundian Huntap untuk Simacem dan Sukameriah," tutur Sutopo.

Pembangunan Jalan Poros dari Simpang Singa ke Kacinambun tahap I dengan panjang 1,5 km sedang dilaksanakan pekerjaan pengerasan dengan lebar jalan 4,5 meter dan tebal hotmix 4,5 cm.

"Rencana selesai akhir September 2015. Penebangan kayu untuk lahan pertanian sedang dikerjakan dan akan selesai November 2015," katanya.