Buronan India Dapat Perawatan Sebelum Didepoirtasi

Sumber :
  • REUTERS/Beawiharta

VIVA.co.id - Kepolisian Daerah Bali berhasil meringkus Rajendra Nikalje, alias Chhota Rajan alias Kumar Mohan (56) buronan interpol asal India.

Kabid Humas Polda Bali, Komisaris Besar Hery Wiyanto menjelaskan Kumar mendapat perawatan Rumah Sakit Trijata, Bali.

"Sebelumnya, dia mau minum obat. Katanya obat sakit jantung. Kita larang dia untuk minum obat itu," ucap Hery, saat dihubungi VIVA.co.id, Rabu 28 Oktober 2015.

Melihat itu, Polisi mengambil inisiatif untuk mengecek obat itu terlebih dahulu. "Kita cek dulu apa itu obatnya. Makanya kita bawa ke rumah sakit, sekalian medical checkup," kata Hery.

Hery menjelaskan, medical checkup merupakan bagian prosedur bagi seseorang yang hendak dideportasi. "Itu memang prosedur kita, sebelum penangguhan penahanan untuk deportasi," ungkap Hery.

Polda Bali terus berkoordinasi dengan Konsulat Jenderal India dan Interpol untuk mendeportasi Kumar. Kumar adalah warga India dan menjadi buronan Interpol atas kasus pembunuh berantai yang menewaskan 25 orang.

Kumar kini ditahan di Markas Polda Bali. Sebelumnya, seusai ditangkap, Kumar ditahan di Polresta Denpasar. Namun, Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Bali, Komisaris Besar Polisi Bambang Yogaswara, mengatakan bahwa polisi memiliki pertimbangan khusus untuk memindahkan tempat penahanan Kumar.

"Atas pertimbangan keamanan dan untuk mempermudah proses lanjutan, maka penahanannya dipindahkan ke Polda Bali," kata Yogaswara. (asp)