Keluarga Bantah Sri Sultan HB X Dirawat di Singapura

Sri Sultan HB X dan permaisuri GKR Hemas di Keraton Yogya, Jumat (8/5/2015)
Sumber :
  • ANTARA FOTO/Regina Safri
VIVA.co.id
- Gubenur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono (HB) X batal melantik 864 pejabat baru di lingkungan Pemprov DIY. Beredar kabar Raja Keraton Yogyakarta tersebut kini sedang sakit dan dirawat di rumah sakit Singapura.

Namun, informasi yang beredar tersebut dibantah oleh menantunya, Kanjeng Pangeran Haryo (KPH) Purbodiningrat. "Ngarso Dalem hanya sayah (capek), tidak perlu dikawatirkan," kata dia saat dihubungi wartawan, Rabu, 30 Desember 2015.

Anggota Komisi A DPRD DIY ini mengatakan, agenda pelantikan 864 pejabat yang akan menempati sejumlah instansi hasil pemekaran sesuai Perdais Kelembagaan, gagal karena Sri Sultan terlalu kecapaian.

"Mobilitasnya kan tinggi, jadinya kecapaian, bukan yang lain," kata dia. 

Suami dari GKR Maduretno tersebut menegaskan, Sri Sultan HB X tidak dirawat di rumah sakit di Singapura. Sri Sultan HB X juga tidak mengambil cuti. "Bukan, hanya istirahat di rumah saja," ujarnya. 

Sesuai rencana pelantikan 864 pejabat akan dilakukan hari Kamis, 31 Desember 2015. Namun, KPH Purbodiningrat belum bisa memastikan apakah Sri Sultan HB X bisa melantik langsung pada acara tersebut.

Ia mengatakan, untuk pelantikan pejabat baru masih ada waktu dua hari sebelum pemberlakukan  Struktur Organisasi dan Tata Kerja (SOTK) per 1 Januari.

"Bisa dilakukan 30 atau 31 Desember, (Sultan HB X) bisa hadir atau tidak, kami belum tahu," tuturnya.

Salah seorang keluarga keraton Yogyakarta lainnya, saat dihubungi tadi malam mengakui jika Sultan HB X memang dalam kondisi sakit. "Kemungkinan kecapaian, tidak ke Singapura ada di rumah saja di Yogya," kata dia yang enggan disebutkan namanya.