Politikus PDIP: LGBT Hanya Perlu Diberi Edukasi

Ketua Dewan Pimpinan Pusat Partai PDIP, Hendrawan Supratikno (kiri).
Sumber :
  • Antara/ Septianda Perdana

VIVA.co.id – Komunitas Lesbian, Gay, Biseksual, Transgender (LGBT) dinilai perlu mendapatkan edukasi. Oleh karena itu, menurut Politikus PDI Perjuangan, Hendrawan Supratikno, para LGBT tidak perlu dimusuhi.

"Ini persoalan edukasi. Kami tidak mengutuk karena itu adalah ciptaan Tuhan, tidak perlu dimusuhi," kata Hendrawan di Gedung DPR, Jakarta, Kamis, 18 Februari 2016.

Wakil Ketua Fraksi PDI Perjuangan ini menambahkan, keberadaan LGBT masuk akal menjadi fenomena yang dianggap mengusik karena memang tidak sesuai dengan norma umum di kalangan masyarakat. Namun, kata Hendrawan, edukasi bisa menjadi jalan keluar.

"Tapi kami intinya (ingin) diedukasi, persuasif," kata Hendrawan.

Menurut Hendrawan, pemerintah juga tidak perlu membuat aturan untuk melarang keberadaan LGBT. Status LGBT sah sebagai warga negara dan mereka punya hak yang sama sebagaimana WNI lainnya.

"Enggak lah (dibuat larangan). Mereka legal bukan karena status LGBT, tapi karena anak bangsa," kata Hendrawan.

Sebelumnya, Majelis Ulama Indonesia (MUI) meminta agar pemerintah membuat aturan larangan terhadap aktivitas kalangan LGBT. Eksistensi kalangan LGBT, menurut MUI, mengancam generasi muda Indonesia.

"Kami menolak keberadaan LGBT di Tanah Air dan berkehendak LGBT diposisikan sebagai permasalahan yang harus disikapi secara tegas oleh seluruh komponen bangsa terutama pemerintah," kata Ketua Umum MUI, Ma'ruf Amin di Gedung MUI, Jakarta, Rabu 17 Februari 2016. (ase)