Cuaca Buruk, Jadwal Penerbangan di Sam Ratulangi Kacau

ilustrasi penumpang pesawat.
Sumber :
  • REUTERS/Kim Hong-Ji

VIVA.co.id – Cuaca buruk yang terjadi sejak Senin 22 Februari 2016 kemarin di Manado, membuat sejumlah penerbangan dari berbagai maskapai di Bandara Sam Ratulangi jadi kacau. Bahkan, dengan terpaksa dialihkan ke berbagai bandara terdekat seperti Makassar dan Balikpapan.

"Memang di Manado sejak pagi menerima peringatan dini dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), adanya massa udara di atas Manado, yang mempengaruhi penerbangan," kata General Manager PT Angkasa Pura I Bandara Internasional Sam Ratulangi (Samrat) Manado Halendra Waworuntu, Selasa, 23 Februari 2016.

Ia menyebutkan, peringatan dini tersebut diberlakukan sejak pukul 9.30 WITA hingga pukul 20.00 WITA.  "Jadi, pesawat yang akan landing di Manado pukul 9.30 WITA ke atas sudah tidak bisa lagi," ujarnya.

Gangguan yang terjadi akibat cuaca buruk di Manado yakni  pesawat yang akan landing di Bandara Sam Ratulangi namun karena jarak pandang hanya 1.000 meter, akhirnya naik kembali atau istilah penerbangan go around adalah Garuda Indonesia GA 600 dari Jakarta-Manado dan GA 685 dari Makassar- Manado. "Namun akhirnya bisa mendarat di Bandara Sam Ratulangi," ungkapnya.

Kemudian pesawat yang dialihkan penerbangannya atau divert antara lain Citilink QG 950 Jakarta-Manado dialihkan ke Balikpapan. "Setelah dialihkan kemudian pesawat tersebut mencoba mendarat di Bandara Samrat namun kemudian dialihkan kembali," katanya.

Pesawat Garuda Indonesia GA 602 Jakarta-Manado dialihkan ke Balikpapan dan Lion Air GT 748 rute Surabaya-Manado dialihkan ke Makassar. "Pengalihan tersebut menunggu cuaca membaik di Manado," terang Halendra.

Sedangkan pesawat yang delay atau penundaan satu jam antara lain Silk Air MI 274 rute Singapura-Manado. Dan Batik Air ID 6270 Jakarta-Manado.

Kemudian, Sriwijaya Air SJ 692 tujuan Manado-Ternate, Lion Air JT 775 rute Manado-Jakarta, Wing air IW7710 Manado-Ternate, Garuda Indonesia GA 603 tujuan Manado-Jakarta.

"Sedangkan untuk Citilink QG 671 tujuan Manado-Surabaya sebelumnya delay kemudian diumumkan cancel," ucap dia.

Banyak penerbangan yang dialihkan, delay maupun cancel karena jarak pandang di sekitar bandara hanya 1.000 meter padahal untuk landing minimal 1.200 meter. "Kami harap pagi ini cuaca sudah membaik," kuncinya.

Sementara itu, hingga saat ini Manado dan sekitarnya masih diguyur hujan dengan intensitas sedang. Jadwal penerbangan pun belum jelas. Banyak penumpang masih menunggu informasi dari pihak bandara.