Fadel: ARB dan Agung Berdamai, Saatnya Anak Muda Muncul

Ketua Umum Partai Golkar Aburizal Bakrie bersama sejumlah petinggi Golkar, Jumat (19/2/2016)
Sumber :
  • ANTARA FOTO/Puspa Perwitasari

VIVA.co.id – Wakil Ketua Umum partai Golkar, Fadel Muhammad, menyatakan perpecahan di internal telah selesai. Ketua Umum partai Golkar, Aburizal Bakrie (ARB) dan Agung Laksno telah sepakat melakukan rekonsiliasi.

"Setelah menyatu mereka berdua membuat sebuah konsensus, perlu regenerasi kader partai Golkar," katanya saat acara Musyawarah Pimpinan Nasional III Kosgoro 1957 di kawasan Ancol, Jakarta, Sabtu 27 Februari 2016.

Fadel menambahkan,  kesepakatan antara ARB dan Agung adalah memberikan ruang sebesar besarnya bagi anak muda menjadi pengurus paratai berlambang pohon beringin. "Maka kader muda harus tampil menjadi pucuk pimpinan. Sehingga muncul bentuk Golkar yang baru," ujarnya.

Anggota DPR RI ini mengungkapkan sistem kepartaian saat ini lebih sulit dibanding masa lalu. "Saat ini tidak ada lagi single majority party (partai mayoritas tunggal). Maka Golkar harus cermati karateristik model demokrasi di dunia, terutama di Indonesia," katanya memaparkan.

Atas dasar itu menurut, Fadel pemimpin Golkar ke depan harus mampu membuka ruang inisiatif, semangat kolegial. Hal ini disebabkan kepemimpinan bukan individu.

Ketua Umum partai Golkar juga harus mampu mensolidkan semua organisasi masa pendiri partai Golkar seperti Kosgoro untuk memperkuat garis partai.

"Peran Kosgoro sangat diperlukan dalam hal ini, bagaimana pun juga Kosgoro tidak bisa dilepaskan dari Partai Golkar. Kosgoro bagian yang utama dalam  partai Golkar termasuk dalam pemilihan Ketua Umum," katanya.