100 Pasangan Kurang Mampu Nikah di Ritz Carlton

Nikah Massal (Ilustrasi)
Sumber :
  • REUTERS/Kim Hong-Ji

VIVA.co.id - Sebanyak 100 pasangan dari masyarakat kurang mampu mengikuti program nikah massal di The Ritz Carlton Hotel, Jakarta Selatan, Kamis, 10 Maret 2016.

Program ini diselenggarakan Asseelah Foundation dan dibiayai Pemerintah Qatar, untuk membantu pemuda yang terkendala secara secara materi, namun berkeinginan menikah.

Menteri Sosial, Khofifah Indar Parawansa, memberikan apresiasi atas bantuan Pemerintah Qatar yang secara konsisten membantu Indonesia lewat program pernikahan massal ini.

"Pemerintah Indonesia menyampaikan terima kasih atas support dari Pemerintah Qatar atas program ini. Kita tentu melihat bukan dari 100 jumlah pasangannya, tapi dari komitmen berkelanjutan dari program ini,” ujar Khofifah di The Ritz Carlton Hotel, Jakarta Selatan.

Saat ini, menurut Khofifah, Pemerintah Indonesia menghadapi masalah dengan banyaknya pasangan suami istri yang tidak mencatatkan pernikahan secara hukum, sehingga membuat mereka tidak bisa mengakses program jaminan sosial.

“Saat ini kita punya masalah proses administarsi keluarga kurang mampu di berbagai daerah karena administrasi pernikahan. Pernikahan yang tidak diadministrasikan akhirnya mereka tidak punya KK dan akhirnya program perlindungan sosial tidak bisa mereka akses,” ungkap Khofifah.

Pada kesempatan ini, salah satu pasangan peserta nikah massal, John Travolta (27) dan istrinya Qurotaayyun (26), yang sudah melakukan akad pada 5 Februari 2016 lalu, meluapkan kegembirannya usai mengikuti program ini.

“Masya Allah, luar biasa dan senang sekali.” ujar keduanya sambil tersenyum bahagia.

Tak hanya kesempatan nikah massal, panitia penyelenggara juga memberikan peserta perlengkapan salat dan Alquran. Selain itu, menginap di sebuah hotel di kawasan Jakarta Selatan. 

Bahkan menurut David, salah satu perserta nikah massal lainnya, ada juga uang tunai yang dibagikan ke setiap peserta nikah massal. “Kurang lebih uangnya dikasih Rp10 juta untuk dibelikan keperluan keluarga,” kata David. (ase)