Tiga Pasien Tewas, Kepala RSMH Lampung Segera Diperiksa

Rumah Sakit Mitra Husada, Pringsewu, Lampung.
Sumber :
  • RS Mitra Husada

VIVA.co.id - Penyidik Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Lampung, meningkatkan status kasus meninggalnya tiga pasien setelah menjalani operasi di Rumah Sakit Mitra Husada (RSMH), Pringsewu, Lampung, ke tahap penyidikan.

Direskrimsus Polda Lampung, Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Dicky Patria Negara mengatakan, setelah dilakukan gelar perkara, pihaknya meningkatkan status menjadi penyidikan. Meskipun keluarga korban tidak melaporkan kasus tersebut tetap disidik karena bukan delik aduan.

"Ditingkatkannya kasus itu, untuk mengetahui apakah ada kesalahan obat yang digunakan, atau kesalahan prosedur dari tindakan medis (human error) yang diduga menjadi penyebab meninggalnya tiga pasien tersebut," kata Dicky, Sabtu, 9 April 2016.

Dicky mengaku akan menelusuri standar operasional pelayanan (SOP) mengenai penanganan pasien di RS Mitra Husada, profesionalisme dokter yang menanganinya dan obat yang digunakan terhadap pasien tersebut.

Selain itu, Polisi akan meminta kesaksian dari pihak RS Mitra Husada, keluarga pasien serta kordinasi dengan pihak terkait lainnya. "Ya dalam waktu dekat ini, kami akan segera melakukan pemanggilan terhadap kepala Rumah Sakit Mitra Husada dan pihak keluarga korban," terangnya.

Sebagaimana diketahui, tiga pasien Rumah Sakit Mitra Husada, Pringsewu, pada Senin, 4 April 2016 lalu, meninggal dunia setelah beberapa jam dilakukan operasi diawali dengan kejang-kejang terlebih dahulu. Ketiga pasien meninggal dunia tersebut, diduga akibat penggunaan Bupivacaine Spinal yang diberikan pada saat pembiusan pada tulang punggung.

Ketiga pasien meninggal tersebut adalah, Suripto (67) menjalani operasi tumor pada bagian betis kiri sekitar pukul 16.30 WIB. Setelah menjalani operasi sekitar pukul 23.20 WIB, korban meninggal duni.

Devi Franita (30) melakukan proses melahirkan dengan dilakukan tindakan operasi caesar sekitar pukul 22.00 WIB. Selanjutnya pada Selasa dinihari sekitar pukul 02.00 WIB meninggal dunia.

Reyhan Mahardika (16) menjalani operasi Varicocel Bilateral sekitar pukul 15.30 WIB. Setelah di operasi, sekitar pukul 03.35 WIB meninggal dunia.

(mus)